Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 20:48 WIB
Sapta: Ajak Wisman Kunjungi IFW 2012
| I Made Asdhiana | Senin, 13 Februari 2012 | 21:00 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI Model memperagakan busana rancangan Tex Saverio yang bertema The Revelation dalam penutupan Jakarta Fashion Week 2011/2012, di Pasific Place, Jakarta, Jumat (17/11/2011) malam. Selama sepekan berlangsung kegiatan tersebut telah menampilkan lebih dari 150 perancang busana, 150 model dan 50 parade peragaan busana.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar, mengatakan potensi wisatawan asing yang datang ke Indonesia bisa dimanfaatkan untuk mengunjungi Indonesia Fashion Week (IFW) 2012 yang akan diselenggarakan pada 23-26 Februari mendatang.

Selain potensi dari wisatawan asing tersebut, Kemenparekraf juga sangat mendukung IFW 2012.
-- Sapta Nirwandar

"Wisatawan asing yang datang ke Indonesia tahun 2012 ini diperkirakan 7,6 juta orang, kita bisa memanfaatkan potensi ini dan mengajak mereka untuk mengunjungi IFW 2012," kata Sapta, dalam jumpa pers IFW 2012, di Jakarta, Senin (13/2/2012).

Sapta mengatakan bahwa potensi dari wisatawan asing yang datang ke Indonesia cukup besar untuk memperkenalkan produk-produk buatan Indonesia dan pada tahun 2011 lalu kurang lebih sebanyak delapan juta wisatawan mengunjungi Indonesia.

"Selain potensi dari wisatawan asing tersebut, Kemenparekraf juga sangat mendukung IFW 2012 dan akan melakukan promosi dalam paket wisata ke Indonesia," kata Sapta.

Sapta menambahkan bahwa bagi dunia internasional, variasi baju muslim dengan corak warna-warni juga telah dikenal di luar negeri, bahwa baju muslim tersebut berasal dari Indonesia. "Bahkan, untuk batik juga telah dibawa Kememparekraf hingga ke Milan, Italia. Jadi kami sangat mendukung IFW 2012 ini agar terselenggara dengan baik dan berkelanjutan," kata Sapta.

Dalam IFW 2012 yang akan diselenggarakan di Balai Sidang Jakarta tersebut akan tersedia sebanyak 400 stan yang menyediakan berbagai merek lokal, 20 peragaan busana, dua seminar, dan 12 workshop dan talkshow.

Sumber :
Antara