Selasa, 29 Juli 2014

News / Travel

Rawon Iga Sapi Bakar atau Sop Buntut Goreng Tepung?

Senin, 18 Maret 2013 | 06:41 WIB

KOMPAS.com - Beberapa minggu terakhir saya memang lagi sering sekali pergi ke mal, ada keperluan bertemu beberapa sahabat yang sudah cukup lama tidak bertemu. Jadi kulinernya masih seputaran mal. Sampailah saya di Mal Central Park.

Setelah selesai dan saat itu jam menunjukkan pukul 18.15, sebenarnya belum terlalu lapar, tapi dari pada kadang bingung cari tempat makan lagi, kami memutuskan mencari makan di mal ini. Tempat yang saya datangi adalah Kopi Luwak, tapi kali ini saya tentu tidak mencoba kopinya, melainkan pingin makan malam saja.

Kami menanyakan kepada waiter menu apa yang paling favorit di Kopi Luwak, dan jawabannya adalah menu rawon iga sapi bakar dan sop buntut goreng tepung. Wow... sepertinya menu ini unik. Kali ini kita pesan sesuai rekomendasi waiter-nya saja.

Rawon iga sapi bakar menurut kami cukup unik, karena dagingnya menggunakan bagian iga yang disajikan masih dengan tulangnya dan dibakar. Dagingnya lembut banget, gurih dan agak sedikit manis.

Disajikan terpisah juga dengan kuah rawonnya, mantab banget deh! Kuah rawonnya juga disajikan di atas kompor kecil jadi kuah panas terus. Tidak lupa juga pada menu ini juga diberikan telur asin, tauge, sambel terasi dan kerupuk. Untuk sambelnya menurut kami agak kurang cocok.

Sedangkan sop buntut goreng tepungnya saya baru pertama kali menemukan menu seperti ini. Daging buntut yang sudah tidak ada tulangnya diberi baluran tepung lalu digoreng. Kuahnya disajikan terpisah juga.

Daging buntut ini juga empuk banget, gurih dan enak. Kuahnya juga lezat, dengan banyak taburan daun bawang dan sedikit daun seledri. Untuk sambel sop buntut goreng ini adalah sambal ijo yang diblender halus, tetapi tidak pedas.

Rawon iga sapi bakar dan sop buntut goreng tepung sama-sama enak, dan cukup unik. Kami puas dengan menu makan malam di Kopi Luwak, dan saya juga membeli Holland Risol untuk dibawa pulang. (Frans)

Ikuti twitter Kompas Travel di @KompasTravel


Editor : I Made Asdhiana
Sumber: