Rabu, 17 September 2014

News / Travel

Ada Boneka Bebek Raksasa di Pelabuhan Hongkong

Sabtu, 4 Mei 2013 | 12:29 WIB

HONGKONG, KOMPAS.com - Pelabuhan Hongkong yang sibuk semakin menarik perhatian turis dan warga setempat. Sebuah boneka bebek berwarna kuning berenang di perairan dekat pelabuhan sejak Kamis (2/5/2013).

Boneka karet berbentuk bebek dan berwarna kuning yang biasa disebut "Rubber Duck" umumnya menemani anak-anak saat mandi. Tetapi boneka bebek setinggi 16,5 meter tersebut tak hanya menarik perhatian anak-anak.

Ribuan orang menyaksikan boneka bebek berlabuh di pelabuhan Hongkong. Puluhan kamera berusaha menangkap momen tersebut. Seorang seniman asal Belanda, Florentijn Hofman, merupakan orang di balik pameran unik ini.

Seperti dikutip dari CNN.com, Hofman menyebutkan bahwa respon orang-orang di Hongkong sangat luar biasa. Ia juga senang akhirnya bisa sampai di Hongkong. Ini kali pertamanya Hofman menginjakan kaki di Hongkong.

"Sejak lama saya ingin sekali datang ke sini. Dan, bebek saya malah berhasil duluan tiba daripada saya," katanya.

Berbeda dengan boneka karet bebek, boneka milik Hofman ini merupakan boneka tiup. Warna dan bentuknya yang menyolok sangat kontras dengan suasana perkotaan Hongkong.  

"Hongkong selamanya akan berubah," kata Hofman.

Boneka bebek milik Hofman ini bukan sembarangan boneka. Boneka tersebut telah melalang buana dan sempat menetap di berbagai kota di dunia. Sebut saja Osaka, Sydney, Sao Paolo, dan Amsterdam.

Rencananya, boneka bebek itu akan menetap di Ocean Terminal, Harbour City, Victoria Harbour and Forecourt, Hongkong, sampai 9 Juni. Sementara pameran foto "Rubber Duck" bisa dilihat di Gallery by the Harbour, Ocean Centre, Harbour City. Pengunjung yang ingin melihat kedua pameran tersebut tidak dipungut bayaran.

Hofman menuturkan, perhentian selanjutnya bagi si boneka bebek raksasa tersebut adalah Amerika Serikat. Namun ia masih merahasiakan lokasi persisnya di mana.


Editor : kadek
Sumber: