Rabu, 23 Juli 2014

News / Travel

Berlibur ke Magelang, Ada Apa Saja di Sana?

Minggu, 16 Juni 2013 | 12:10 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Magelang yang terletak di provinsi Jawa Tengah dikenal memiliki potensi wisata yang menarik. Mulai dari wisata alam, budaya, sejarah hingga kuliner. Itulah sebabnya, Magelang menjadi salah satu wilayah andalan dari 40 destinasi wisata Jateng yang menjadi fokus perhatian pemerintah provinsi dan pusat.

"Di Magelang ada Candi Borobudur. Makanya tidak hanya Pemerintah Provinsi tapi juga dikeroyok Pemerintah Pusat agar penanganannya lebih baik sebagai destinasi andalan," ujar Prasetyo A Wibowo, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jateng, di sela acara Farewell Dinner Borobudur Travel Mart and Expo (BTMX) di Hotel Atria Kota Magelang, Sabtu (15/6/2013) malam.

Dalam beberapa waktu terakhir, imbuh Prasetyo, Magelang benar-benar digarap cukup intens. Dengan cara menggelar berbagai even berskala nasional hingga internasional. Bahkan tingkat destinasi wisatawan juga ada perubahan dari sebelumnya.

"Ke depan, Magelang akan jadi ikon utama Jateng setelah selama ini kita menggarap Solo. Kalau beberapa waktu lalu setiap wisatawan hanya numpang kencing di Magelang lalu ke Yogya, sekarang ada sedikit perubahan," katanya.

Di samping Magelang, Pemprov Jateng melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga telah menyiapkan 39 destinasi wisata tahun 2013. Destinasi tersebut sebut diambil dari 266 potensi destinasi wisata yang ada di Jateng.

Prasetyo menyebutkan, sebanyak 40 destinasi di Jateng itu tersebar di berbagai daerah dalam beberapa rute, di antaranya Baturaden Purwokerto-Dieng Wonosobo, Solo-Sangiran, Rembang-Blora, serta Pekalongan-Tegal.

"Sebanyak 80 persen di antaranya adalah wisata alam dan budaya, sedangkan 20 persennya adalah industri kreatif," katanya.

Pihaknya berharap berharap seluruh masyarakat yang menjadi tujuan destinasi tersebut supaya menyiapkan diri. Selain pengelolaan obyek pariwisata, juga menyiapkan wisata budaya. 


Penulis: Kontributor Magelang, Ika Fitriana
Editor : Glori K. Wadrianto