Salin Artikel

7 Hotel Angker dan Berhantu untuk Wisata Horor

KOMPAS.com – Para pencinta misteri bisa mengunjungi beberapa hotel yang dikenal memiliki kisah di baliknya.  

Hotel-hotel yang disebut berhantu ini konon memiliki cerita seram yang bisa membuat bulu kuduk berdiri. Tersedia juga paket tur misteri yang dapat jadi kesempatan untuk menguji nyali. 

Kompas.com telah merangkum tujuh hotel berhantu di Amerika Serikat (AS) yang bisa jadi lokasi wisata horor, dilansir dari One Travel, Kamis (9/12/2021). 

Hotel Crescent dianggap sebagai salah satu hotel paling berhantu yang pernah ada di AS.

Penginapan ini dulunya memiliki restoran bernama Noah's Ark dan mereka melayani tamu dari seluruh dunia. 

Banyak yang percaya bahwa bukan hanya hantu yang menghantui hotel ini, tetapi juga kejadian aneh. Salah satunya adalah peristiwa kebakaran yang tidak jelas penyebabnya. 

Ada juga laporan dari staf hotel yang mendengar suara-suara ketika tidak ada siapapun di sekitarnya. 

Kejadian aneh lainnya adalah gelas di atas meja yang tiba-tiba jatuh ke lantai, serta lampu yang menyala dan mati sendiri. 

Konon, jika ada yang berani memanjat ke tiga menara, mereka bakal melihat penampakan hantu tiga perempuan yang dibunuh di lokasi tersebut bertahun-tahun yang lalu.

The Marshall House Inn terletak tepat di pusat Kota Savannah di Negara Bagian Georgia. 

Penginapan yang dibangun pada 1851 ini telah muncul di berbagai acara televisi di AS, salah satunya America's Most Haunted dari Travel Channel.

Tamu yang menginap di The Marshall House Inn mengatakan, mereka melihat hantu yang menampakkan diri di lorong, menembus tembok, bahkan duduk sambil minum anggur di balkon. 

Para staf hotel juga tidak luput dari gangguan hantu di penginapan ini. Mereka kerap mendapati pintu yang mereka tutup tidak terkunci, atau lampu yang menyala padahal tidak ada siapapun di ruangan tersebut.

Hantu yang gentayangan di penginapan ini dipercaya dulunya adalah mantan budak pada tahun 1800-an. Ada juga arwah para tentara yang tewas dalam pertempuran. 

3. Hotel Otesaga Resort di Cooperstown, New York

Hotel Otesaga Resort yang telah berusia sekitar satu abad ini terletak di bagian selatan Danau Otsego. Dulunya properti ini pernah dijadikan sebagai sekolah khusus perempuan. 

Tempat ini dinilai cukup angker karena para tamu yang menginap bisa melihat penampakan hantu, sekaligus menjadikannya salah satu hotel terbaik untuk melakukan wisata horor. 

Jika ingin menguji keberanian, wisatawan bisa mengikuti Things That Go Bump Night Tour.

Nantinya mereka akan dibawa mengitari Cooperstown yang berhantu, lalu berhenti di Hotel Otesaga Resort dan menjelajahi tempat yang penuh misteri. 

Berbedak dengan hotel pada umumnya, bangunan Hotel Queen Mary berupa bekas kapal berukuran besar yang kemudian berubah menjadi hotel terapung. 

Hotel ini menyediakan Haunted Encounters Tour bagi pencinta wisata horor. Tur dengan pemandu ini akan mengajak para peserta menjelajahi kapal, di antaranya ke bagian lambung kapal yang telah rusak dan kolam renang.

Kolam renang tersebut merupakan lokasi kemunculan perenang meski tidak ada airnya. 

Para peserta juga akan mendengar cerita tentang insiden misterius, kecelakaan, dan penampakan hantu yang ada di Queen Mary.

5. Mason House Inn di Bentonsport, Iowa

Hotel angker lain di AS adalah Mason House Inn yang dibangun oleh Hiram A. Mason. 

Pada tahun 1836, Mason dan keluarganya pindah ke Bentonsport, sebuah desa di tepi Sungai Des Moines di Negara Bagian Iowa. Bangunan tersebut pernah muncul di beragam acara televisi AS, salah satunya Ghost Hunters dari kanal SyFy. 

Tidak sedikit tamu penginapan mengakui bahwa mereka pernah melihat hantu menyerupai anak-anak kecil berlarian melalui lorong. Ada juga kemunculan seorang perempuan tua bergaun vintage yang menatap para tamu melalui jendela dari salah satu menara. 

Hal menyeramkan lainnya adalah lampu yang tiba-tiba mati dan benda yang bergerak sendiri. 

Selain itu, jika ada pengunjung yang melangkah keluar ke salah satu sisi tangga depan, mereka bisa mendengar suara derap kuda.

6. Hotel Historic Fairmont di Deadwood, South Dakota

Hotel Historic Fairmont didirikan pada 1876. Beberapa orang percaya bahwa hotel ini digentayangi oleh hantu bernama Charlie Utter.

Utter meninggal di usia 37 tahun setelah ditembak di Main Street selama Perang Black Hills. 

Selain itu, banyak tamu yang melaporkan melihat hantu di seluruh aula dan ruangan, salah satunya seorang perempuan tua yang mengenakan sepatu hak tinggi. 

Ada juga laporan dari staf hotel yang mendengar suara-suara dari ruangan konferensi yang kosong ketika tidak ada orang lain di sekitarnya, atau suara pintu dibanting. 

Cerita terkenal lainnya berasal dari salah satu staf. Ia pulang dengan pakaiannya yang telah dimasukkan ke dalam kotak, padahal ia sendiri tidak pernah melakukannya. 

Kejadian itu merupakan "hadiah" dari "penghuni lain" yang sebelumnya pernah tinggal sebelumnya.  

Menurut legenda, hotel yang dibangun pada tahun 1888 ini dihantui oleh hantu bernama Maggie yang jatuh dari poros lift setelah dia berkelahi dengan perempuan lain di salah satu lantai atasnya. 

Jika pengunjung cukup cermat, sembari berjalan mengelilingi hotel, mereka bisa bisa melihat bayangannya atau mendengar langkah kakinya yang seakan mengikuti dari belakang.

Banyak tamu mengatakan bahwa mereka melihat cahaya aneh datang dari kamar tertentu, misalnya kamar bernomor 119. Kamar misterius itu tetap terkunci setiap tahun selama Halloween pada bulan Oktober. 

Staf hotel tidak mau membuka kamar tersebut untuk tamu lantaran ada laporan tentang suara cekikikan misterius yang terdengar dari dalam kamar, padahal tidak ada siapapun di dalamnya. 

https://travel.kompas.com/read/2021/12/11/183047327/7-hotel-angker-dan-berhantu-untuk-wisata-horor

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Travel Tips
Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Travel Update
Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.