Salin Artikel

11 Wisata di Monas, Bisa Lihat Diorama dan Nikmati Panorama Jakarta

KOMPAS.com - Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat kembali dibuka secara penuh untuk umum mulai Jumat (01/07/2022).

Bagi yang hendak berlibur ke Monas, berikut adalah daftar tempat serta aktivitas yang bisa dinikmati oleh wisatawan.

1. Pelataran Bawah 

Monas diketahui terdiri dari tiga bagian, yakni Pelataran Bawah atau Pelataran Cawan, Pelataran Puncak, dan Lidah Api. 

Bagian Pelataran Cawan luasnya mencapai 45×45 meter, dikutip dari laman Museum Jakarta. 

Adapun jarak antara tinggi Monas hingga area Pelataran Cawan lebih kurang 17 meter.

Dari tempat ini wisatawan bisa melihat Taman Monas yang menjadi salah satu area beraktivitas masyarakat di Jakarta.

Buat wisatawan yang tertarik menuju ke area Pelataran Puncak, bisa naik lift atau tangga.

Lantaran letaknya lebih tinggi dari Pelataran Cawan, wisatawan bisa melihat pemandangan Kota Jakarta.

Jika cuaca cerah bisa melihat panorama Gunung Salak serta Kepulauan Seribu.

Di bagian atas Monas ada Lidah Api yang tampak mencolok dengan bentuk seperti kobaran api keemasan.

Lidah Api tersebut terbuat dari bahan perunggu dengan tinggi 17 meter, berdiameter 6 meter, dengan berat 14,5 ton. 

Bagian luarnya dilapisi dengan emas seberat 45 kilogram (kg) dan terdiri dari 77 bagian kemudian disatukan.

Selain Monas, wisatawan juga bisa berkunjung ke Museum Sejarah Perjuangan Nasional.

Museum yang punya tinggi ruangan sampai delapan meter dengan luas 80x80 meter itu berisi 12 diorama dengan menampilkan berbagai peristiwa bersejarah di Indonesia.

Belasan diorama tersebut menggambarkan sejarah Indonesia dari zaman kerajaan hingga peristiw G30S/PKI.

5. Taman Monas

Jika sudah puas belajar soal sejarah Indonesia di Museum Sejarah Perjuangan Nasional, wisatawan bisa melanjutkan kunjungan ke Taman Monas. 

Wisatawan disarankan memakai alas kaki yang nyaman agar lebih leluasa menjelajahi area Taman Monas.

6. Fasilitas olahraga 

Monas diketahui juga punya fasilitas olahraga, seperti lapangan futsal, lapangan voli, dan juga lapangan basket. 

Tersedia area tempat refleksi tubuh yang bisa dicoba secara gratis bagi para wisatawan. 

Selain bisa menikmati berbagai fasilitas dan berkunjung ke sejumlah tempat menarik, di kawasan Monas juga ada beberapa patung para pahlawan Indonesia, dilansir dari Kompas.com, Jumat (13/8/2021). 

Misalnya Patung Diponegoro yang terletak sisi utara kawasan Monas. Patung itu dulunya adalah pemberian dari mantan Konsul Jenderal Kehormatan Indonesia di Italia, Dr Mario Pitto.

Patung tersebut juga dibuat oleh pemahat Italia bernama Profesor Cobertaldo. 

Diponegoro adalah seorang pangeran kelahiran Yogyakarta pada 11 November 1785. Dia menjadi tokoh utama dalam Perang Jawa pada periode 1825-1830 melawan Hindia Belanda. 

Diponegoro dianggap berjasa dan hingga kini masih dijadikan teladan bagi masyarakat Indonesia. 

Di sebelah selatan kawasan Monas ada Patung Ikada, singkatan dari Ikatan Atletik Djakarta.

Jika patung lain di Monas menggambarkan pahlawan Indonesia, patung ini berbentuk sosok lima pemuda yang memasang bendera Merah Putih.

Patung Ikada dibuat untuk mengenang salah satu peristiwa bersejarah di Indonesia, yakni Rapat Raksasa Ikada pada 19 September 1945. 

Rapat tersebut diabadikan menjadi sebuah patung guna menandai pertama kalinya Presiden pertama RI (Republik Indonesia) Soekarno dan Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta bertemu dengan rakyat. 

9. Patung MH Thamrin 

Di sebelah barat Monas ada Patung Muhammad Husni (MH) Thamrin. Sosok itu dianggap sebagai pahlawan kemerdekaan asli Betawi.

Patungnya dibuat oleh seniman bernama Arsono serta diresmikan pada 11 Januari 1982. 

Bukan hanya terkenal sebagai pahlawan nasional, MH Thamrin juga dikenal sebagai pedagang yang dermawan. Dia diketahui pernah memberikan sejumlah uang kepada keluarga Soekarno.

10. Patung RA Kartini 

Pahlawan emansipasi perempuan Indonesia, yakni Raden Ajeng (RA) Kartini, juga dijadikan patung dan dipajang di sisi barat Monas. 

Diketahui ada tiga buah patung yang menggambarkan Kartini tengah menari dengan gerakan berbeda. 

Jika Patung Diponegoro pemberian dari Italia, Patung RA Kartini di Monas ini adalah pemberian dari Pemerintah Jepang kepada Indonesia.

Bukti patung RA Kartini adalah pemberian Jepang terlihat dari adanya ukiran huruf Jepang di bagian bawah patung. 

11. Patung Chairil Anwar

Selain pahlawan ada juga patung seorang penyair legendaris Indonesia, Chairil Anwar. Patungnya diletakan di kawasan utara Monas. 

Bentuk patungnya setengah badan tersebut menggambarkan wajah Chairil Anwar dengan pandangan lurus ke depan.

Patung berbahan perunggu tersebut juga dibuat oleh Arsono. Peresmian Patung Chairil Anwar dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta R Suprapto pada 21 Maret 1986. 

https://travel.kompas.com/read/2022/07/07/071000027/11-wisata-di-monas-bisa-lihat-diorama-dan-nikmati-panorama-jakarta

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tempat Wisata di West Kowloon Hong Kong, Bisa Lihat 900 Artefak Kuno

3 Tempat Wisata di West Kowloon Hong Kong, Bisa Lihat 900 Artefak Kuno

Jalan Jalan
Gembox, Pasar Malam dan Tempat Nongkrong Baru di Malaysia

Gembox, Pasar Malam dan Tempat Nongkrong Baru di Malaysia

Jalan Jalan
Daftar 20 Maskapai Terbaik Dunia 2022 Versi World Airline Awards

Daftar 20 Maskapai Terbaik Dunia 2022 Versi World Airline Awards

Travel Update
Geopark Meratus Siapkan Geosite Menuju UNESCO Global Geopark

Geopark Meratus Siapkan Geosite Menuju UNESCO Global Geopark

Travel Update
Korea Selatan Longgarkan Aturan Masker di Luar Ruangan

Korea Selatan Longgarkan Aturan Masker di Luar Ruangan

Travel Update
Hong Kong Hapus Karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Hong Kong Hapus Karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Travel Update
Bandara Sam Ratulangi Siap Layani Rute Manado-Bali Per Oktober 2022

Bandara Sam Ratulangi Siap Layani Rute Manado-Bali Per Oktober 2022

Travel Update
Kunjungan Turis Eropa di DIY Makin Naik, Promosi Makin Digencarkan

Kunjungan Turis Eropa di DIY Makin Naik, Promosi Makin Digencarkan

Travel Update
Tiket Pesawat Mahal, Tren Tunjukkan Wisatawan Lebih Pilih Beli Paketan

Tiket Pesawat Mahal, Tren Tunjukkan Wisatawan Lebih Pilih Beli Paketan

Travel Update
Wisata Edukasi TPA Talangagung, Lihat Pengelohan Gas Metana Jadi Bahan Bakar Kompor

Wisata Edukasi TPA Talangagung, Lihat Pengelohan Gas Metana Jadi Bahan Bakar Kompor

Jalan Jalan
Aturan Snorkeling di Karimunjawa, Jangan Pegang Biota Laut

Aturan Snorkeling di Karimunjawa, Jangan Pegang Biota Laut

Travel Tips
Sport Tourism di Malang Raya Jadi Bidikan Gubernur Jatim Khofifah

Sport Tourism di Malang Raya Jadi Bidikan Gubernur Jatim Khofifah

Travel Update
Thailand Akhiri Darurat Covid-19 Per 30 September 2022, Ini Syarat Masuk ke Sana

Thailand Akhiri Darurat Covid-19 Per 30 September 2022, Ini Syarat Masuk ke Sana

Travel Update
Virtual Tourism Diperlukan untuk Gaet Pasar Wisata Halal di Indonesia

Virtual Tourism Diperlukan untuk Gaet Pasar Wisata Halal di Indonesia

Travel Update
Asyiknya Membaca di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jakarta yang Baru Direvitalisasi

Asyiknya Membaca di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jakarta yang Baru Direvitalisasi

Jalan Jalan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.