Nasi "Sek" Andalkan Cumi

Kompas.com - 20/09/2010, 08:23 WIB
EditorIgnatius Sawabi

PARIAMAN, KOMPAS.com - Omzet kedai nasi "sek", kuliner khas Kota Pariaman, Sumatera Barat, meningkat 40 persen selama libur lebaran.

Pengusaha Kedai Nasi "Sek" Gubuk Salero, Mardial di Pariaman, Senin mengatakan, kedai nasi Sek-nya paling ramai dikunjungi saat tiga hari sesudah lebaran.

"Omzet paling banyak meningkat sampai 40 persen dibandingkan hari biasa pada hari-hari sesudah lebaran," katanya.

Peningkatan omzet tersebut dirasakannya sekali, karena selama bulan ramadhan kedainya tidak buka demi menghormati bulan puasa. Apalagi pasca gempa 30 September 2009, katanya, pengunjung menurun drastis dan mulai ramai tiga bulan terakhir.

Menurutnya, pada hari terakhir pesta pantai, Minggu (19/9), konsumen ramai saat menjelang sore. Kedainya yang berkapasitas hingga 200 orang itu paling banyak dikunjungi wisatawan dari luar Sumbar.

Dikatakannya, pengunjung yang datang ke kedainya rata-rata mencari sala cumi (cumi goreng) yang menjadi andalan kedainya.

"Warga kini lebih percaya dengan dipasangnya daftar harga makanan dan minuman," kata Mardial yang sudah membuka kedai sejak tahun 1987 itu.

Sebelumnya, Wali Kota Pariaman telah menginstruksikan kepada para pedagang nasi "Sek" agar memasang daftar harga makanan.

Pemasangan daftar harga untuk menggaet para pengunjung datang ke Pariaman, dengan harga makanan yang jelas tanpa dilebih-lebihkan.

Dengan penetapan harga tersebut diharapkan nantinya para pengunjung akan memiliki kepastian harga sehingga mereka tidak merasa dirugikan.

Kedai Nasi "Sek", kepanjangan dari nasi Seribu Kenyang itu memang menjadi andalan wisata kuliner di Pantai Pariaman.

Lauk-pauk yang disediakan bernuansa laut, dengan nasi yang dibungkus menggunakan daun pisang membuat nasi "Sek" memiliki citra rasa tersendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.