Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gayus Tidak Naik Lion, Mandala, dan AirAsia

Kompas.com - 16/11/2010, 13:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dari manifes penumpang dari maskapai Lion Air, Mandala Air, dan Indonesia AirAsia, tidak ditemukan adanya penumpang bernama Gayus Tambunan pada rentang waktu Kamis (4/11/2010) hingga Sabtu (6/11/2010).

Demikian disampaikan oleh Direktur Umum Lion Air Edward Sirait, Head of Corporate Communication Mandala Nurmaria Sarosa, dan Corporate Communication Manager Indonesia AirAsia Audrey Progastama, ketika dihubungi secara terpisah pada Senin (15/11/2010) dan Selasa (16/11/2010).

"Setelah kami cek, tidak ada nama Gayus dalam manifes kami," kata Nurmaria, Selasa. Mandala Air merupakan salah satu maskapai swasta yang berangkat dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, menuju Denpasar, Bali.

Jawaban paling cepat datang dari manajemen Indonesia AirAsia, yang memang salah satu maskapai swasta dengan penetrasi tiket elektronik terbaik di Asia. "Tidak ditemukan GT dalam daftar manifes kami," ujar Audrey, yang kini sedang berada di Australia.

Meski Lion Air juga tidak menemukan nama Gayus Tambunan dalam manifesnya, tetapi Direktur Umum Edward Sirait mengatakan, "Mungkin saja orang seperti Gayus juga menyamar saat menuju Bali."

Sayangnya, belum ada jawaban dari maskapai nasional Garuda Indonesia mengenai nama Gayus dalam manifes mereka, meski Kompas telah meminta konfirmasi sejak tiga hari lalu. Manajemen Garuda selalu mengatakan, nama Gayus sedang dicari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Terkini Lainnya

    Ketua PHRI Sebut Perkembangan MICE di IKN Masih Butuh Waktu Lama

    Ketua PHRI Sebut Perkembangan MICE di IKN Masih Butuh Waktu Lama

    Travel Update
    Astindo Nilai Pariwisata di Daerah Masih Terkendala Bahasa Asing

    Astindo Nilai Pariwisata di Daerah Masih Terkendala Bahasa Asing

    Travel Update
    Kereta Api Lodaya Gunakan Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation Mulai 1 Mei 2024

    Kereta Api Lodaya Gunakan Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation Mulai 1 Mei 2024

    Travel Update
    Deal With Ascott 2024 Digelar Hari Ini, Ada Lebih dari 60 Properti Hotel

    Deal With Ascott 2024 Digelar Hari Ini, Ada Lebih dari 60 Properti Hotel

    Travel Update
    4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

    4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

    Jalan Jalan
    3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

    3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

    Hotel Story
    Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

    Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

    Jalan Jalan
    Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

    Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

    Jalan Jalan
    Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

    Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

    Travel Tips
    4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

    4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

    Jalan Jalan
    Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

    Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

    Jalan Jalan
    Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

    Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

    Jalan Jalan
    Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

    Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

    Travel Tips
    8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

    8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

    Travel Tips
    Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

    Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

    Travel Update
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com