Hari Ini Puncak Seren Taun di Bogor

Kompas.com - 23/01/2011, 09:34 WIB
EditorTri Wahono

BOGOR, KOMPAS.com - Acara puncak tradisi Seren Taun Guru Bumi di Desa Pasir Eurih, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, dilangsungkan hari ini, Minggu (23/1/2011). Tradisi Sunda yang merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas panen hasil bumi ini diselenggarakan dalam berbagai acara yang dimulai pada pukul 08.00.

Pagi hari diawali dengan helaran dongdang atau arak-arakan hasil bumi dihiasi aneka bentuk yang diikuti masyarakat desa setempat. Pawai ini diikuti oleh barisan pembawa rengkong (padi) hasil panen, para sesepuh adat atau kokolot, serta rombongan kesenian. Lalu dilanjutkan dengan acara berbau sakral yaitu memasukkan padi ke lumbung Ratna Inten (majiekeun pare ayah) di kawasan Kampung Sindang Barang.

Hasil bumi yang dibawa tersebut akan diperebutkan oleh warga sambil diiringi pertunjukkan kesenian berupa rampak silat, parebut se'eng, tutunggulan, serta tari-tarian adat.

Sedekah Kue

Enam hari lamanya Seren Taun berjalan hingga sampai pada puncaknya hari ini ditandai dengan memasukkan padi ke dalam lumbung. Tradisi suku Sunda ini telah berlangsung sejak Selasa (18/1/2011) lalu. Tidak hanya diisi dengan kegiatan seni dan budaya, tapi juga dilaksanakan bakti sosial dan siraman rohani.

Kemarin, Sabtu (22/1/2011), sudah digelar sedekah kue yang diikuti masyaratat setempat. Sejak pagi mereka memenuhi Kampung Sindang Barang, mengikuti selamatan atau doa oleh para kokolot atau sesepuh adat lalu berebut kue yang disiapkan di tengah lapangan. Warga dari berbagai usia rela berdesakan berebut kue berharap berkah.

Setelah berebut kue, warga mengikuti arak-arakan atau helaran dari kampung budaya menuju lapangan SDN Pasir Eurih 5. Arak-arakan diikuti barisan para kokolot dengan kelompok kesenian. Mereka berbaris mengusung nasi tumpeng, aneka kue melintasi kawasan persawahan di desa setempat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menutup arak-arakan ini dilakukan pemotongan kerbau di lapangan. "Kerbau kita bagi-bagikan kepada fakir miskin karena membelinya dengan uang dari masyarakat juga," kata Sang Rama, Maki Sumawijaya.

Foto lengkap di: KOMPAS IMAGES

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Travel Update
Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

BrandzView
Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Travel Update
PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

Travel Update
Menelusuri Sudut-sudut 'Nyeni' di West Kowloon Hong Kong, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Menelusuri Sudut-sudut "Nyeni" di West Kowloon Hong Kong, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

BrandzView
Siap-siap, Selandia Baru Akan Terima Turis Asing pada 2022

Siap-siap, Selandia Baru Akan Terima Turis Asing pada 2022

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.