Kunjungan Wisatawan ke Sumbar Meningkat - Kompas.com

Kunjungan Wisatawan ke Sumbar Meningkat

Kompas.com - 19/01/2012, 16:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada periode Januari sampai November 2011, terjadi kenaikan 13,2 persen kedatangan wisatawan melalui Bandara Minangkabau, Sumatera Barat. Menurut Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar, angka ini menunjukkan adanya peningkatan pariwisata di Sumatera Barat.

“Tahun 2010, wisatawan yang menginap di hotel 32.515 orang. Sedangkan 2011, 413.180 orang menginap di hotel,” kata Sapta saat jumpa pers Tour de Singkarak (TdS), di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (18/1/2012).

Hal ini, menurut Sapta, TdS memberi dampak pada peningkatan pariwisata di Sumatera Barat. TdS merupakan ajang balap sepeda internasional yang pertama kali diselenggarakan pada tahun 2009 oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (saat ini bernama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif).

TdS, ungkap Sapta, diadakan sebagai upaya untuk mempromosikan pariwisata Padang dan Sumatera Barat pasca gempa bumi yang terjadi di tahun 2009.

"Pascagempa 2009 mengembalikan kepercayaan masyarakat dunia ini yang tidak mudah tapi kita lihat ada peningkatan. Pembalapnya sendiri juga datang terus,” kata Sapta.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan dulu sebelum gempa, wisatawan mancanegara yang datang begitu banyak. Sekarang, lanjutnya, bertahap pulih kembali.

“Melalui TdS, kita mempromosikan Sumbar ke dunia. Kita memang ibarat produk jualan, Sumbar punya banyak produk pariwisata. Tapi kelemahan di promosi, salah satunya TdS berperan untuk promosi,” tutur Irwan.

TdS 2009 diikuti 4 kabupaten. Kemudian di tahun 2010, diikuti 19 kabupaten. Sementara itu, di 2011 diikuti 12 kabupaten. Di TdS 2012, kabupaten yang terlibat sebesar 14 kabupaten dan kota.

TdS 2012 rencananya akan diadakan 4-10 Juni 2012 yang akan diikuti 25 tim pebalap sepeda, 18 tim dari luar negeri dan 7 tim berasal dari dalam negeri.  Etape terdiri 7 etape dengan total 800 kilometer. Hadiah yang disiapkan mencapai Rp 1 miliar. 


EditorI Made Asdhiana

Close Ads X