Kompas.com - 24/07/2012, 08:02 WIB
EditorI Made Asdhiana

JALAN-JALAN ke Singapura jangan lagi hanya ke Orchard Street. Kini Singapura mempunyai banyak tempat menarik untuk dikunjungi. Tempat-tempat itu tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga menyuguhkan inovasi-inovasi baru yang bisa menambah wawasan pengunjung.

Salah satu yang kini menjadi andalan Singapura adalah kawasan baru Marina Bay. Di Marina Bay, tidak hanya ada Garden by the Bay dan Marina Barrage (bendungan Marina), tetapi juga ada resor Marina Bay Sands. Kawasan ini bisa dijangkau dengan MRT atau taksi. Tarif taksi dari Bandara Changi hanya sekitar 15 dollar Singapura atau Rp 112.500.

Hotel yang dikelola oleh grup Sands dari Amerika Serikat ini terlihat sangat unik. Hotel ini terdiri dari tiga menara yang menyatu di bagian bawah dan atap. Bagian atap menara berbentuk seperti perahu sehingga terlihat seperti perahu yang disangga oleh tiga papan. Gedung ini merupakan gedung yang efisien dari segi energi dan ruang. Tidak seperti gedung-gedung tinggi lain, bagian atas gedung tidak diisi dengan beragam peralatan dan instalasi keperluan gedung, melainkan diubah menjadi pusat resor. Di atap gedung yang berlantai 57 itu terdapat restoran mewah, klub, dan juga kolam renang mewah.

Keunikan dari kolam renang Marina Bay Sands ini terletak pada lokasinya yang berada di tepi gedung sehingga pengunjung bisa langsung menikmati pemandangan spektakuler sambil berenang. Di siang hari, pengunjung bisa bersantai di kursi-kursi panjang sambil melihat gedung-gedung bertingkat, langit biru, dan juga pantai. Di malam hari, pengunjung menikmati kerlipan cahaya dari lampu-lampu kota yang menimbulkan suasana romantis. Tidak heran kolam renang selalu dipenuhi tamu.

Kolam renang itu tidak dibuat dalam, hanya sekitar 120 cm. Kebanyakan dari pengunjung hanya berenang pendek, lalu bermain air sambil menikmati pemandangan yang terhampar. Setelah itu, pengunjung lebih banyak bermalas-malasan di kursi santai. Bagi pengunjung bule, mereka akan berjemur di kursi itu agar kulitnya menghitam. Sedangkan pengunjung Asia memilih untuk tiduran dengan memakai handuk sebagai selimut.

Kalau saya memilih untuk menikmati pemandangan sejauh mata bisa memandang. Saya berkhayal, andaikan Indonesia yang kaya ini berwawasan seperti Singapura tentu akan lebih dahsyat lagi hasilnya. (ARN)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.