Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/08/2012, 15:54 WIB
Editorkadek

AROSUKA, KOMPAS.com - Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kabupaten Solok, Sumatera Barat Syafrizal Ben mengimbau masyarakat agar bersikap ramah terhadap wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata di daerah itu.

"Jangan sekali-kali bersikap kasar terhadap wisatawan, karena itu bisa merusak citra daerah dan masyarakat," katanya di Arosuka, Solok, Sumatera Barat, Senin (20/8/2012).

Menurut dia, Kabupaten Solok merupakan daerah tujuan wisata karena memiliki obyek wisata yang potensial seperti Danau Singkarak, Danau Atas, Danau Bawah, Kebun Teh, Pemandian Air Hangat, dan sebagainya.

"Kebiasaannya pada hari libur, baik libur sekolah, lebaran, objek wisata tersebut diserbu pengunjung, tentunya setiap pengunjung yang datang ingin mendapatkan pelayanan yang ramah dari masyarakat," katanya.

Ia mengatakan, kalau seandainya ada wisatawan yang mendapatkan pelayanan tidak ramah seperti adanya indikasi pungutan liar (Pungli), perkataan yang tidak sopan, dan sebagainya akan bisa merusak citra pariwisata daerah.

"Kita tidak menginginkan karena segelintir orang potensi wisata yang ada ini akan tercoreng," katanya.

Ia juga mengimbau agar para pedagang di lokasi objek wisata tersebut agar tidak menaikkan harga dagangannya secara dadakan.

"Jika pedagang mendadak menaikkan harga pada lebaran akan bisa merusak citra pedagang sendiri, sehingga bisa membuat pengunjung antipati," katanya.

Menurutnya, kebiasaannya pada waktu lebaran kenaikan harga di tingkat pedagang memang biasa terjadi, namun hal tersebut justru akan membuat pengunjung batal membeli.

"Jangan nanti karena berharap mendapatkan untung besar citra pedagang rusak, dan orang tidak akan mau untuk membelinya, akhirnya pedagang sendiri yang akan rugi," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+