Kompas.com - 30/09/2012, 11:22 WIB
EditorRobert Adhi Ksp

Kuala Lumpur yang mungil memang makin padat belakangan ini. Kendaraan bermotor makin banyak yang berjalan tersendat-sendat terutama saat jam usai kantor.

Melintasi sore yang membosankan hari itu membuatkan saya dan teman saya Kandi Rahayu, seorang Direktur perusahaan importir jamu Indonesia untuk Malaysia, melepaskan penat di Cafe Belanga yang terletak di kawasan The Garden, Mid Valley Mall. Kawasan yang berada di ground floor ini, mempunyai banyak pilihan makanan, mulai dari masakan Jepang, Thailand, Chinese dan tentu saja Malay. Cafe Belanga khusus menyajikan masakan Melayu.

Tak seperti biasanya, kami yang sudah beberapa kali datang ke Cafe ini, ingin mencoba minuman lain. Setelah menyusuri pilihan menu, telunjuk kami berhenti pada pilihan yang berlainan dan nada suara kami nyaris sama.

”Hei! Ada bandrek disini!” seru saya yang memilih minuman panas sore itu. Kandi, yang meski di hari yang paling sejuk pun tetap memilih minuman dingin bagi tenggorokannya.

"Mbak! Ada es teler lho disini, tapi tulisannya Icy Teller!" seru Kandi sambil terbahak.

Kami tak pernah mendapati menu ini beberapa tahun silam, dan sekarang ada! Mungkin disebabkan sebuah franchise Es Teler terkenal di Indonesia sudah memasuki Malaysia, dan pelanggannya berlimpah!

Kami memutuskan mencoba menu bandrex, minuman hangat yang saya kenal di Surabaya dan Bogor. Jika di Surabaya, bandrek adalah rebusan jahe ditambah gula jawa. Sedangkan kalau di Bogor, bandrek adalah rebusan jahe, gula merah dan santan. Tak bisa dipungkiri, ramuan ini paling tepat mengusir sejuk di perut. Bagaimana yang di Malaysia ini?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bandrex

Nah, minuman bandrek yang saya nikmati disini, berupa rebusan jahe yang pekat, ditambah sekitar satu telunjuk jari kayu manis dan dibubuhi sedikit daun mint. Gula merah diberikan terpisah, dikemas seperti ’brown sugar’. Rasanya pahit dan pedas karena daun mint.

Bagaimana dengan Icy Teller yang dipesan Kandi? Es Teler ini lebih berwarna, ada merah, kuning, hijau dibanding dengan di Indonesia yang hanya menggunakan warna-warna alami seperti daun pandan. Isinya sama yakni kolang-kaling, irisan nangka, sedikit irisan kelapa muda dan es serut yang disiram sirup berwarna merah juga.

Icy Teller

Nah, jika kebetulan terdampar di Malaysia dan begitu rindu dengan minuman asli Indonesia, silahkan saja mencobanya, siapa tahu sesuai untuk lidah kita. (Weka Gunawan, Faculty of Medicine - National University of Malaysia, tinggal di Kuala Lumpur)



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Legenda Danau Toba, Tercipta Akibat Amarah Putri Jelmaan Ikan

Legenda Danau Toba, Tercipta Akibat Amarah Putri Jelmaan Ikan

Jalan Jalan
Jumlah Penumpang Domestik Berangkat dari Bandara Kualanamu Naik

Jumlah Penumpang Domestik Berangkat dari Bandara Kualanamu Naik

Travel Update
Sandiaga Targetkan Vaksin di Sektor Pariwisata sampai 40.000 Per Hari

Sandiaga Targetkan Vaksin di Sektor Pariwisata sampai 40.000 Per Hari

Travel Update
Legenda Dewi Sri: Simbol Kesuburan, Kehidupan, sekaligus Penderitaan - (Seri 1 dari 5 Tulisan)

Legenda Dewi Sri: Simbol Kesuburan, Kehidupan, sekaligus Penderitaan - (Seri 1 dari 5 Tulisan)

Jalan Jalan
Menjual Cerita di Balik Makna 'Sebalik Sumpah'

Menjual Cerita di Balik Makna "Sebalik Sumpah"

Jalan Jalan
Cari Tahu, Ini 5 Destinasi Geopark di Indonesia yang Tersertifikasi UNESCO

Cari Tahu, Ini 5 Destinasi Geopark di Indonesia yang Tersertifikasi UNESCO

Jalan Jalan
Wengi, Wahana Misteri dengan Konsep VR Digelar pada Oktober 2021

Wengi, Wahana Misteri dengan Konsep VR Digelar pada Oktober 2021

Travel Update
Kasus Covid-19 Bertambah Jadi Salah Satu Risiko Revenge Travel

Kasus Covid-19 Bertambah Jadi Salah Satu Risiko Revenge Travel

Jalan Jalan
Fenomena Revenge Travel, Balas Dendam Wisatawan akibat Pandemi

Fenomena Revenge Travel, Balas Dendam Wisatawan akibat Pandemi

Jalan Jalan
Industri Pariwisata di Jogja Rugi Rp 10 Triliun Selama Pandemi

Industri Pariwisata di Jogja Rugi Rp 10 Triliun Selama Pandemi

Travel Update
Sebelum Destinasi Wisata Dibuka Kembali, Pahami Panduan Protokol Berwisata Berikut

Sebelum Destinasi Wisata Dibuka Kembali, Pahami Panduan Protokol Berwisata Berikut

BrandzView
Perusahaan Bus Wisata di Jogja Jual Unit Bus untuk Tutup Kerugian

Perusahaan Bus Wisata di Jogja Jual Unit Bus untuk Tutup Kerugian

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Obyek Wisata di Bantul Masih Tutup sampai 9 Agustus

PPKM Diperpanjang, Obyek Wisata di Bantul Masih Tutup sampai 9 Agustus

Travel Update
Dampak PPKM terhadap Okupansi Hotel di Jakarta, Hotel Bintang Juga Kena

Dampak PPKM terhadap Okupansi Hotel di Jakarta, Hotel Bintang Juga Kena

Travel Update
Sepi Tamu akibat PPKM, Hotel Jadi seperti Toko Mebel

Sepi Tamu akibat PPKM, Hotel Jadi seperti Toko Mebel

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X