Kompas.com - 24/01/2013, 15:13 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Srinagar adalah kota yang berada di wilayah Jammu dan Kashmir, India. Daerah ini merupakan wilayah terbesar kedua di negara bagian integral dari pariwisata dan rekreasi di Kashmir yang memiliki julukan "Heaven on Earth".

Obyek wisata di kota ini salah satunya adalah Dal Lake. Danau Dal adalah sebuah danau yang berada di kota Srinagar. Di danau tersebut kita dapat berkeliling menikmati keindahan alam dengan menggunakan perahu dayung beratapkan kain, serta bangku yang beralaskan bantal atau biasa disebut Shikara.

Sepanjang tepi Danau Dal terdapat Ghate yang merupakan tempat bersandarnya Shikara. Di sana sejumlah warga pemilik Shikara akan menawarkan wisatawan untuk menaiki perahunya. Biasanya tarif per jam yang akan diminta adalah 200 R­­s per orang, namun harga tersebut masih bisa dinegoisasikan kepada pemilik perahu. Ketika harga sudah disepakati, maka para wisatawan akan diajak pemilik perahu berkeliling mengitari indahnya Danau Dal.

Di tengah- tengah danau, kita diajak menikmati hijaunya daun yang menggenangi danau serta kapal kayu besar yang semakin melengkapi keindahan Danau Dal ini. Kapal kayu besar tersebut adalah sebuah House Boat, tempat penginapan yang disediakan untuk para wisatawan yang ingin bermalam. Untuk dapat bermalam di House Boat tersebut memang cukup mahal, kita harus merogoh kocek minimal 3.000 Rs per malam.

Namun bagi pelancong dengan budget yang pas-pasan, terdapat juga penginapan murah yang berada di pemukiman warga tepat di belakang danau dengan harga sekitar 750 Rs - 1.500 Rs per malam.

Penginapan tersebut memang tidak berhadapan langsung dengan Danau Dal, namun keramahan pemilik penginapan membuat para wisatawan akan merasakan homey saat bermalam di sana yang tidak kalah nyamanya dengan House Boat.

Pada pagi hari, sekitar pukul 05.00 waktu setempat, kita dapat mengunjungi pasar apung yang berada di Dal Lake. Untuk mencapai tempat tersebut kita dapat menggunakan Shikara. Sebaiknya sebelum melakukan perjalanan ke Pasar Apung, terlebih dahulu membuat janji kepada pemilik Shikara karena banyak perahu yang belum beroperasi pada pagi hari.

Perjalanan menuju Pasar Apung yang memakan waktu setengah jam, kita akan melewati jajaran house boat, pemukiman warga dan tumbuh-tumbuhan yang hidup di danau. Di pasar apung terdapat puluhan petani yang menjual hasil panen nya diatas perahu dan tidak jarang, mereka juga saling barter hasil panen. Di sana para wisatawan dapat membeli makanan atau souvenir yang dijual oleh para pedagang.

Memasuki pukul 07.00 kondisi di pasar apung ini mulai sepi. Para petani mendayung kapalnya dan meninggalkan tempat ini. Perjalalan pulang, pemilik Shikara akan mengajak untuk menyisir Danau Dal menikmati pemandangan di pagi hari yang sejuk.

Selain Danau Dal dan Pasar Apung, Srinagar juga menyuguhkan beberapa tempat wisata lain diantaranya yaitu Masjid suci Hazrat Bal dan Mughal Garden yang merupakan salah satu tempat peninggalan di Srinagar dimana para wisatawan dapat menikmati pemandangan Danau Dal dari bukit. ­­

­Ikuti Twitter Kompas Travel di @KompasTravel

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

Jalan Jalan
Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Travel Tips
Survei Google: Minat Wisata Warga Indonesia Saat Ini Lebih Tinggi Dibanding 2019

Survei Google: Minat Wisata Warga Indonesia Saat Ini Lebih Tinggi Dibanding 2019

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.