Kompas.com - 31/03/2013, 07:53 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Menyantap sate ayam atau sate kambing mungkin sudah biasa. Nah, bagaimana jika mencoba sate lain yaitu sate kelinci? Sate kelinci mungkin telah banyak dijual termasuk di Jakarta. Namun jika Anda sedang berada di Yogyakarta, mampirlah ke kawasan Tlogo Putri, Kaliurang.

Di sini, banyak warung-warung yang menjual sate kelinci. Kawasan Kaliurang terkenal dengan udaranya yang sejuk. Jadi tak salah jika sate menjadi salah satu pilihan kuliner di sini.

Cukup banyak warung di kawasan Tlogo Putri ini yang menjual sate kelinci. Jangan kaget, ketika Anda berkeliling di antara warung-warung tersebut, akan menemukan kelinci-kelinci yang telah dikuliti menggantung di depan warung.

Ibu Ning, salah satu penjual sate kelinci, mengatakan bahwa kelinci yang ia jadikan untuk sate memang kelinci khusus untuk dikonsumsi, layaknya ayam. Jenisnya yaitu kelinci kampung. Tubuh kelinci tak berbeda dengan kelinci piaraan pada umumnya.

"Beda sama kelinci piaraan, kalo itu memang diternak untuk dikonsumsi," ujarnya.

Daging kelinci, kata Ning, berbeda dengan daging ayam. Serat daging kelinci lebih halus. Rasa daging pun agak kenyal dibanding daging ayam yang terasa lebih empuk.

Untuk mengolahnya, biasanya ia mengikuti permintaan pelanggan. Ada yang meminta dibakar setengah matang, ada pula yang minta dibakar hingga kering. Resep jitunya, sebelum dibakar, ia mencelupkan satenya itu ke dalam bumbu sendiri. Biasanya Bu Ning menggunakan cairan gula jawa atau campuran dari kecap dan bawang yang ditumbuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bumbu yang digunakan layaknya sate pada umumnya, yaitu bumbu kecap dan bumbu kacang. Ia menambahkan rempah-rempah seperti ketumbar dan kayu manis ke dalam campuran bumbu tersebut untuk memberikan rasa khas pada satenya.

Ia mengungkapkan, para pelanggannya lebih suka menggunakan bumbu kecap. Karena jika pakai bumbu kacang, seperti menyantap sate ayam.

Satu porsi sate kelinci yang dijual seharga Rp 11.000. Jangan samakan dengan membeli sate ayam, karena satu porsi sate kelinci hanya berisi lima tusuk, potongan dagingnya pun tak terlalu besar. Karena sesuai dengan ukuran kelinci yang kecil tapi harganya cukup mahal.

Jika Anda beruntung datang ke sini pada saat ramai pengunjung, mungkin Anda bisa langsung melihat proses mengolah kelinci, dari mulai penyembelihan, dikuliti, akhirnya dibakar. Ning pun mengakui jika hampir setiap hari ia menguliti kelinci-kelinci tersebut untuk dijual di warungnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

    5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

    Jalan Jalan
    Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

    Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

    Jalan Jalan
    Sandiaga Puji Desa Wisata Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik 2021 UNWTO

    Sandiaga Puji Desa Wisata Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik 2021 UNWTO

    Travel Update
    Hari Konservasi Kehidupan Liar Sedunia, Yuk Intip 7 Kawasan Konservasi di Indonesia

    Hari Konservasi Kehidupan Liar Sedunia, Yuk Intip 7 Kawasan Konservasi di Indonesia

    Jalan Jalan
    Tempat Wisata Gunung Salak di Aceh Utara Bakal Tutup untuk Pembangunan Jembatan

    Tempat Wisata Gunung Salak di Aceh Utara Bakal Tutup untuk Pembangunan Jembatan

    Travel Update
    Ascott Kerja Sama dengan Kimaya Group Perluas Hotel di 4 Provinsi

    Ascott Kerja Sama dengan Kimaya Group Perluas Hotel di 4 Provinsi

    Travel Update
    Jangan Bawa Pulang 5 Benda Ini dari Hotel, Awas Kena Denda

    Jangan Bawa Pulang 5 Benda Ini dari Hotel, Awas Kena Denda

    Travel Tips
    5 Tips Liburan Akhir Tahun agar Tetap Aman dan Nyaman

    5 Tips Liburan Akhir Tahun agar Tetap Aman dan Nyaman

    Travel Tips
    Pawon Purba Hadirkan Sensasi Makan di Kaki Gunung Api Purba Nglanggeran

    Pawon Purba Hadirkan Sensasi Makan di Kaki Gunung Api Purba Nglanggeran

    Jalan Jalan
    Libur Nataru, DIY Siapkan 500 Personel untuk Awasi Tempat Wisata dan Penyekatan

    Libur Nataru, DIY Siapkan 500 Personel untuk Awasi Tempat Wisata dan Penyekatan

    Travel Update
    4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

    4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

    Travel Tips
    Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

    Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

    Travel Update
    Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

    Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

    Travel Update
    Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

    Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

    Travel Update
    6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

    6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

    Travel Tips
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.