Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengelilingi Mal Terbesar di Dunia

Kompas.com - 02/05/2013, 17:36 WIB

KOMPAS.com — Bukan hanya sebagai mal terbesar di dunia, Dubai Mall mampu membawa Anda menjelajahi berbagai negara hanya dalam beberapa jam.

Air mancur Vegas? Tak hanya ada di Amerika Serikat. Di Dubai Mall pun terdapat Dubai Fountain. Tentunya, ukurannya lebih besar dibanding air mancur Vegas, dan memberikan tarian air mancur yang lebih kompleks mengikuti pilihan musik.

Seluncur es di dalam mal? Tentu ada. Bagaimana dengan akuarium ikan ala SeaWorld? Dubai Mall punya Dubai Aquarium and Underwater Zoo yang walau tidak sebesar SeaWorld Indonesia, ukuran dan kapasitasnya cukup mencengangkan.

Tempat ini hanyalah satu bagian kecil di dalam mal. Akuarium tersebut memiliki panel akrilik terbesar di dunia. Lagi-lagi, tidak heran jika fakta ini membuat Dubai Aquarium masuk dalam Guinness Book of World Records.

Dubai Aquarium dilengkapi dengan terowongan bawah air, Kebun Binatang Air di lantai atas, juga beberapa pilihan interaktif lainnya, seperti snorkeling, bahkan menyelam bersama ikan-ikan hiu.

Saatnya menghela napas dan mengisi perut. Dalam hal restoran pun, Dubai Mall kaya pilihan dari berbagai negara. Karena Anda hanya punya beberapa jam, mari telusuri beberapa pilihan utama. Nah, pilihan jatuh pada tempat-tempat berikut karena merupakan replika dari negara asalnya.

1. Social House dari Indonesia. Saya yakinkan Anda, ini bukanlah pilihan subyektif. Dengan dekorasi nyaman perpaduan kayu dan nuansa hijau, lokasinya tepat di depan Dubai Fountain. Bahkan beberapa stafnya dari Indonesia. Bagaimana jika Anda mulai dengan pesan nasi goreng?

2. Laduree dari Perancis. Replika dari Laduree di Jalan Champs-Elysees, Paris. Kafe ini adalah versi miniaturnya, mengingat lokasinya yang mampu membuat Anda menahan napas karena diapit toko-toko fashion.

3. TWG Tea dari Singapura. Dari negara tetangga untuk para pencinta teh. Uniknya, kafe kecil ini berbentuk bulat dan terdiri dari gelas kaca sebagai pengganti temboknya. Selamat menikmati hidangan dengan ratusan pilihan daun teh.

4. The Cheesecake Factory, yang terkenal dari Amerika Serikat, terletak strategis di depan Dubai Aquarium. Walau kapasitasnya sangat besar, saya sarankan mampir paling tidak satu atau dua jam sebelumnya untuk reservasi meja.

5. Vogue Café dari dunia fashion. Kafe ini adalah tambahan terbaru di Dubai Mall. Kehadirannya seakan melengkapi deretan kafe fashion lainnya, seperti Armani Caffé, Fauchon Café, dan Joe’s Café.

6. Tentunya jika Anda memilih untuk mencicipi rasa lokal, maka tidak sulit untuk mencari restoran Arab yang bertebaran di berbagai sudut mal.

Setelah mengisi perut, saatnya "berolahraga" menjelajahi Fashion Avenue. Area ini khusus dipenuhi merek-merek yang paling eksklusif. Terletak sedikit terpisah dari Fashion Avenue, tetapi dengan tema yang serupa, di sini terdapat Level Shoe District. Alas kaki cantik bermerek Louis Vuitton, Prada, Gucci, dan Louboutin bersanding manis antara satu dan lainnya.

Bertetangga dengan Level, Anda bisa mengunjungi Gold Souk atau "pasar" emas. Di sini emas Dubai yang terkenal dijajakan oleh ratusan toko.

Kunjungan ke Dubai Mall tidak lengkap tanpa "berjalan" ke At The Top, Burj Khalifa. Pintu masuk ke menara tertinggi di dunia ini terletak di lantai bawah atau lower ground Dubai Mall.

Sebaiknya Anda membeli tiket beberapa hari sebelumnya agar mendapatkan harga 100 dirham (setara Rp 264.000) per orang. Tiket juga dapat dibeli pada hari yang sama, tetapi dengan harga empat kali lipat. Kota Dubai seakan terangkum dari pandangan Teras Observasi Burj Khalifa di lantai 124.

Jadi, sampai ketemu di Vogue Café atau Social House minggu depan? (ASIH WULANSARI, penulis menetap di Dubai, Uni Emirat Arab, dan bisa dihubungi melalui Twitter @woewland)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Jalan Jalan
Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga Mulai Rp 20.000

Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga Mulai Rp 20.000

Jalan Jalan
Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Travel Tips
4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

Jalan Jalan
Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahim Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahim Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Jalan Jalan
Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Travel Tips
8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

Travel Tips
Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Travel Update
8 Tips Hindari Barang Bawaan Tertinggal, Gunakan Label yang Mencolok

8 Tips Hindari Barang Bawaan Tertinggal, Gunakan Label yang Mencolok

Travel Tips
Sandiaga Harap Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Hijau

Sandiaga Harap Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Hijau

Travel Update
10 Tips Bermain Trampolin yang Aman dan Nyaman, Pakai Kaus Kaki Khusus

10 Tips Bermain Trampolin yang Aman dan Nyaman, Pakai Kaus Kaki Khusus

Travel Tips
Ekspedisi Pertama Penjelajah Indonesia ke Kutub Utara Batal, Kenapa?

Ekspedisi Pertama Penjelajah Indonesia ke Kutub Utara Batal, Kenapa?

Travel Update
Lebaran 2024, Kereta Cepat Whoosh Angkut Lebih dari 200.000 Penumpang

Lebaran 2024, Kereta Cepat Whoosh Angkut Lebih dari 200.000 Penumpang

Travel Update
Milan di Italia Larang Masyarakat Pesan Makanan Malam Hari

Milan di Italia Larang Masyarakat Pesan Makanan Malam Hari

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com