Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/11/2013, 15:08 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
PURWOKERTO, KOMPAS.com - Variasi baru diberikan Hotel Santika Purwokerto yakni melalui sajian bubur ayam. Berbeda dengan bubur ayam biasanya yang disajikan pagi hari, bubur ayam Santika justru ada pada malam hari.

Bubur ayam Santika memang sengaja disediakan untuk tamu hotel pun masyarakat sekitar yang melintas di depan Hotel Santika Purwokerto. Halaman hotel yang berada di Jalan Gerilya Barat No. 30A itu seketika disulap seperti restoran bubur dengan berjajar meja dan kursi.

"Kami sengaja menyediakan bubur ayam pada malam hari untuk memudahkan orang-orang yang ingin cari makanan. Karena di Purwokerto warung-warung makan itu jam 9 (malam) sudah sepi sudah pada tutup," kata GM Secretary and Pubilc Relations Hotel Santika Purwokerto, Shitta H. Soewarno.

Stan bubur ayam Santika, mulai dibuka pada jam 21.00 hingga jam 03.00. Stannya memang tidak dibuka setiap malam, tetapi pada hari-hari tertentu. Ada tiga malam, yaitu Rabu malam, Kamis malam, dan Sabtu malam atau malam Minggu.

Salah satu keunggulan bubur ayam di Hotel Santika Purwokerto adalah taburan atau topping yang diberikan beragam macamnya. Mulai dari suiran ayam, kacang kedele, kacang tanah goreng, daun bawang, krupuk mi pangsit potongan kecil-kecil, krupuk warna-warni, krupuk mi, dan lainnya.

Bubur ayam Santika malam hari ini, ujar Shitta, telah dipromosikan sejak satu bulan lalu. Pembeli yang ingin mencicipi bubur ayam, cukup membayar seharga Rp 15.000. Dengan harga demikian, konsumen tak hanya bisa menikmati semangkuk bubur, melainkan bisa nambah atau refill sepuasnya. Selain itu, pembeli pun mendapat tambahan minum gratis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

100 Tahun Bosscha, Observatorium Modern Pertama di Asia Tenggara

100 Tahun Bosscha, Observatorium Modern Pertama di Asia Tenggara

Travel Update
3 Event Unggulan Aceh 2023, Ada Sabang Marine Festival

3 Event Unggulan Aceh 2023, Ada Sabang Marine Festival

Travel Update
Legenda Danau Toba, Tercipta akibat Amarah Putri Jelmaan Ikan

Legenda Danau Toba, Tercipta akibat Amarah Putri Jelmaan Ikan

Jalan Jalan
4 Maskapai Disebut Ajukan Penerbangan Langsung China-Bali

4 Maskapai Disebut Ajukan Penerbangan Langsung China-Bali

Travel Update
Tarif Bus BST di Kota Solo Awal 2023, Tak Lagi Gratis

Tarif Bus BST di Kota Solo Awal 2023, Tak Lagi Gratis

Travel Update
Pendakian Gunung Raung via Kalibaru Buka Kembali 1 Februari 2023

Pendakian Gunung Raung via Kalibaru Buka Kembali 1 Februari 2023

Travel Update
Panduan Lengkap ke Holeo Golf & Museum di Jakarta Barat

Panduan Lengkap ke Holeo Golf & Museum di Jakarta Barat

Travel Tips
Aturan Bagasi Pesawat Terbaru dari 7 Maskapai Indonesia

Aturan Bagasi Pesawat Terbaru dari 7 Maskapai Indonesia

Travel Update
Cara ke Solo Safari Naik Batik Solo Trans dari Stasiun Purwosari dan Solobalapan

Cara ke Solo Safari Naik Batik Solo Trans dari Stasiun Purwosari dan Solobalapan

Travel Tips
Sampah Plastik Masih Jadi Masalah di Area Konservasi TN Komodo

Sampah Plastik Masih Jadi Masalah di Area Konservasi TN Komodo

Travel Update
Naik Bus Macito di Malang, Wisatawan Segera Bisa Berfoto di Kampung Heritage Kayutangan

Naik Bus Macito di Malang, Wisatawan Segera Bisa Berfoto di Kampung Heritage Kayutangan

Jalan Jalan
Waterfront Marina dan Puncak Waringin Labuan Bajo, Ruang Aktivitas Kreatif Masyarakat dan Wisatawan

Waterfront Marina dan Puncak Waringin Labuan Bajo, Ruang Aktivitas Kreatif Masyarakat dan Wisatawan

Jalan Jalan
Pantai Sekitar Samarinda dan Bontang, Ada yang Harus Menyeberang Dahulu

Pantai Sekitar Samarinda dan Bontang, Ada yang Harus Menyeberang Dahulu

Jalan Jalan
Hari Terakhir Grebeg Sudiro 2023, Lampion Pasar Gede Tetap Menyala sampai Cap Go Meh

Hari Terakhir Grebeg Sudiro 2023, Lampion Pasar Gede Tetap Menyala sampai Cap Go Meh

Travel Update
Kafe Unik di Malang, Bisa Ngopi Sambil Bikin Kaus

Kafe Unik di Malang, Bisa Ngopi Sambil Bikin Kaus

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+