Kompas.com - 11/12/2013, 16:53 WIB
Wisatawan asing berjalan kaki menuju obyek wisata Taman Sari, Yogyakarta. Kunjungan ke Taman Sari dan Keraton Yogyakarta yang berada di dekatnya menjadi salah satu agenda yang jarang dilewatkan wisatawan asing saat berwisata di Yogyakarta. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOWisatawan asing berjalan kaki menuju obyek wisata Taman Sari, Yogyakarta. Kunjungan ke Taman Sari dan Keraton Yogyakarta yang berada di dekatnya menjadi salah satu agenda yang jarang dilewatkan wisatawan asing saat berwisata di Yogyakarta.
|
EditorI Made Asdhiana
KOMPAS.com - Traveling bisa mengubah hidup seseorang. Semakin banyak, semakin jauh, dan semakin lama orang melakukan traveling, semakin rasa kemanusiaannya terasah. Hal itu tercipta karena seorang pejalan akan banyak menemui ragam rupa kehidupan masyarakat di tempat-tempat yang ia singgahi.

Seperti dikatakan Matt Kepnes, dikutip dari Huffington Post, berkat traveling membuatnya menjadi manusia yang lebih peka terhadap lingkungan sekitar. "Jika saya melihat kembali siapa saya masa lalu dan membandingkan dengan masa sekarang. Saya harus mengatakan traveling yang telah membuat saya menjadi orang yang lebih baik. Bahkan saya pikir perjalanan akan membuat orang menjadi luar biasa," ujarnya.

Ia pun percaya bahwa traveling akan membuat orang semakin menarik dan mengagumkan. Karena mereka memiliki pengalaman yang tak bisa dinilai yang tidak dimiliki orang-orang yang hanya berdiam diri. Yuk memulai traveling!

Mudah bersosialisasi. Traveling akan membuat Anda akan lebih mudah berkenalan dengan orang asing. Secara otomatis, diri Anda akan menjadi akan lebih terbuka dan membuat orang di sekitar merasa nyaman. Traveling mungkin menjadi sangat penting dilakukan bagi orang-orang pemalu. Dengan demikian, dia akan lebih terbiasa dan lebih berani menghadapi orang asing dan dunia luar.

Percaya diri. Traveling secara tidak langsung akan memaksa orang melakukan hal-hal tak biasa. Hal inilah akhirnya melatih kepercayaan diri. Saat itu, Anda bisa mengetahui mengetahui kemampuan potensial Anda.

KOMPAS/YUNIADHI AGUNG Wisatawan asing tiba di Bandara Frans Seda, Maumere, Nusa Tenggara Timur, Jumat (17/5/2013). Wisata alam, rohani dan sejarah menjadi andalan sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur.
Menghilangkan stres. Traveling bisa menyebabkan orang merasa riang, lebih bersantai, dan rileks. Perjalanan akan banyak mengajari hal bahwa bekerja itu ada batasnya dan akhirnya traveling adalah obat penghilang capek pasca bekerja. Traveling akan hanya mengajarkan Anda bagaimana menjadi bahagia.

Banyak tahu. Perjalanan akan membuat Anda belajar tentang orang-orang, budaya, dan sejarah. Singkatnya, Anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang lingkungan sosial manusia. Hal tersebut tidak dipelajari pada buku teks, hanya dapat diambil dari pengalaman di jalan.

Hidup sederhana. Di jalan, Anda akan belajar menghargai betapa hal-hal kecil sebenarnya sangat berharga, termasuk juga dalam menyimpan uang. Saat pulang, Anda akan menyadari untuk semakin mengurangi kebiasaan boros dalam berbelanja.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata G-Pass di Kabupaten Semarang, Naik Kapal Berlatar Lautan Awan

Wisata G-Pass di Kabupaten Semarang, Naik Kapal Berlatar Lautan Awan

Travel Update
Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Travel Update
Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Travel Tips
Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Travel Update
Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Travel Update
Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Travel Update
Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Travel Update
Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Travel Tips
Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Travel Update
Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Travel Tips
Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Travel Update
Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Travel Update
Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Travel Update
Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X