Kompas.com - 17/01/2014, 09:36 WIB
Pengunjung Menari Tor-Tor di Museum Hutabolon Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara KOMPAS.com / FITRI PRAWITASARIPengunjung Menari Tor-Tor di Museum Hutabolon Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara
EditorI Made Asdhiana
SILANGIT, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II mengalokasikan dana sebesar Rp 200 miliar untuk pengembangan Bandar Udara (Bandara) Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Nantinya Silangit akan dijadikan sebagai bandara wisata di Provinsi Sumatera Utara.

"Jasa pengelolaan Bandara Silangit yang ditangani PT Angkasa Pura II patut disyukuri sebagai berkah bagi daerah Tapanuli Utara," kata Bupati Tapanuli Utara, Torang Lumbantobing di Silangit, Kamis (16/1/2014).

Menurut Lumbantobing, visi PT Angkasa Pura II menjadikan Silangit sebagai bandara wisata di Provinsi Sumatera Utara, bukan retorika semata, karena daerah Tapanuli memang cukup kaya dengan berbagai obyek wisata.

Salah satu objek wisata yang cukup menarik di kawasan Tapanuli, yakni Danau Toba yang terkenal sebagai danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara.

Sayangnya, kata orang nomor satu di Pemkab Tapanuli Utara itu, potensi keindahan Danau Toba kurang terpromosi secara optimal, karena faktor jarak yang relatif jauh, berkisar 250 kilometer dari Medan, Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara.

"Saya sudah keliling luar negeri dan Danau Toba merupakan danau yang terindah, namun kurang terpromosi secara optimal," ungkapnya.

KOMPAS.com / FITRI PRAWITASARI Tarian Sigale-Gale di Museum Hutabolon Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara
Menurut Lumbantobing, dengan diresmikannya Bandara Silangit pada 2012 lalu, jelas memudahkan para wisatawan mengunjungi obyek wisata warisan leluhur nenek moyang etnis Tapanuli di daerah tersebut.

Sementara itu, Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II, Laurensius Manurung menyebutkan, pihaknya juga akan menjadikan terminal lama Bandara Silangit menjadi terminal kargo untuk mengangkut hasil komoditi masyarakat Tapanuli yang berkualitas ekspor.

"Selain sebagai bandara untuk tujuan obyek wisata, salah satu tujuan dari adanya bandara, yakni membuka hubungan konektivitas antar daerah secara cepat," kata Laurensius.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.