Jelang Cap Go Meh, Hunian Hotel di Pontianak Meningkat

Kompas.com - 22/01/2014, 15:34 WIB
Salah satu peserta mengenakan kostum siluman kera dalam Pawai Cap Go Meh 2013 di Jalan Suryakencana, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/3/2013). Pawai Cap Go Meh 2013 yang juga sekaligus parade budaya ini diikuti oleh berbagai vihara di wilayah Jabodetabek. Berbagai atraksi tarian, barongsai dan naga liong ditampilkan dalam pawai ini.  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Salah satu peserta mengenakan kostum siluman kera dalam Pawai Cap Go Meh 2013 di Jalan Suryakencana, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/3/2013). Pawai Cap Go Meh 2013 yang juga sekaligus parade budaya ini diikuti oleh berbagai vihara di wilayah Jabodetabek. Berbagai atraksi tarian, barongsai dan naga liong ditampilkan dalam pawai ini.
EditorI Made Asdhiana
PONTIANAK, KOMPAS.com - Tingkat hunian hotel berbintang di Pontianak hampir penuh menyambut datangnya festival Cap Go Meh yang jatuh pada 14 Februari 2014. Sedangkan menjelang perayaan Imlek 2565 yang jatuh pada 31 Januari 2014 tingkat okupansi hotel masih tergolong normal seperti hari biasanya.

"Tingkat hunian hotel untuk periode Imlek belum banyak peningkatan, seperti tahun-tahun sebelumnya biasanya tidak terlalu ramai. Untuk periode Cap Go Meh pemesanan kamar sudah 90 persen. Biasanya satu minggu menjelang Cap Go Meh kamar sudah penuh," ujar General Manager Hotel Santika Pontianak, Agus Suyatna kepada Tribunpontianak, Rabu (22/1/2014).

Menurut Agus, menyambut Imlek, Santika Pontianak menawarkan paket kamar long weekend dengan harga spesial dari 31 Januari sampai 2 Februari 2014 serta spesial menu steamboat dan dimsum makan sepuasnya dengan harga Rp 175.000 net per orang.

Hal sama dialami General Manager Aston Hotel Pontianak and Convention Center, Anto W Soemartono. Menurutnya, menjelang Imlek, tingkat okupansi normal seperti hari besar lainnya. Biasanya pada masa pra-Imlek sampai dengan hari perayaan berada di 60 persen. Sedangkan untuk target diharapkan dapat naik 10 persen, sehingga total pencapaian okupansi berada 70 persen.

“Beda dengan okupansi di Cap Go Meh. Tingkat okupansinya sudah mencapai 100 persen dan untuk animo pada Cap Go Meh malah sudah banyak yang booking kamar sejak 2013. Setiap tahun pada perayaan ini banyak peminat dari luar kota hingga luar negeri yang tertarik akan pagelaran akbar yang diadakan di Kalbar,” ujarnya.

Dengan demikian, omset penjualan pada saat Cap Go Meh biasanya meningkat 20-25 persen, karena animo dari masyarakat yang ingin menyaksikan festival dan karnaval Cap Go Meh sangat besar.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Kemeriahan pawai Cap Go Meh 2013 di Jalan Suryakencana, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/3/2013). Pawai yang juga sekaligus parade budaya ini diikuti oleh berbagai vihara di wilayah Jabodetabek. Berbagai atraksi tarian, barongsai dan naga liong ditampilkan dalam pawai ini.
Selain itu, Aston menawarkan promo untuk Imlek, yaitu Paket Sincia dengan harga Rp 508.000 nett sudah bisa menginap di kamar Superior semalam, breakfast and dinner, serta berkesempatan dapat hadiah dari Fortune Cookies. Sedangkan untuk paket makan keluarga Aston memberikan penawaran terbaik yakni Rp 2.333.333 nett untuk 10 orang.

Public Relation Manager Hotel Mercure Pontianak, Moddy Sumayku, mengatakan animo pemesanan kamar menjelang Imlek hingga kini masih terus merangkak naik dan ditargetkan mencapai 100 persen. Meskipun sejauh ini masih sekitar 70 persen pemesanan kamar.

“Namun untuk Cap Go Meh, mulai dari sekarang justru sudah hampir fully booked. Karena itu, bicara peningkatan, pastinya dibanding tahun lalu cenderung stabil di atas 90 persen,” ungkapnya.

Moddy memaparkan, selama menjelang Imlek dan Cap Go Meh, Mercure menawarkan promo spesial menu pastry yaitu Mercure Macau Egg Tart. Kue tersebut diproduksi khusus untuk menyambut Imlek, dijual dengan harga Rp 15.000 per tart nett. Promo menarik lainnya, untuk pembelian 4 tart hanya seharga Rp 50.000 nett, serta terdapat 4 rasa pilihan, yaitu vanilla, coffee, green tea dan pendant.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X