Kompas.com - 03/06/2014, 18:34 WIB
EditorI Made Asdhiana
JAILOLO, KOMPAS.com - Bupati Halmahera Barat (Halbar), Namto H Roba patut bangga karena Festival Teluk Jailolo 2014 yang digelar mulai Kamis (29/5/2014) sampai Sabtu (31/5/2014) berjalan lancar. Tema festival tahun ini adalah "Culture, People, Nature of West Halmahera". Berbagai atraksi budaya, kuliner dan keindahan alam Halbar ditampilkan untuk menarik sebanyak-banyaknya kunjungan wisatawan ke kabupaten yang berada di Provinsi Maluku Utara itu.

"Ide besar menyelenggarakan Festival Teluk Jailolo berangkat dari rasa syukur akan keindahan dan tradisi budaya Halbar yang perlu dikembangkan. Itulah motivasi saya sebagai Bupati Halmahera Barat," kata Namto H Roba saat membuka Sasadu on The Sea sebagai bagian dari Festival Teluk Jailolo 2014 di pelabuhan Jailolo, Sabtu (31/5/2014).

Adapun rangkaian acara di Festival Teluk Jailolo 2014 sebagai berikut.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Ritual Sigofi Ngolo di Festival Teluk Jailolo 2014, di Halmahera Barat, Maluku Utara, Jumat (30/5/2014).
Sigofi Ngolo

Sebagai penanda pembuka Festival Teluk Jailolo. Jumat (30/5/2014) pagi, iring-iringan kapal dengan hiasan yang ramai, serta musik gendang bergerak sejak pagi hari dari Teluk Jailolo menuju Pulau Babua yang dianggap keramat. Iring-iringan kapal berputar sebanyak tiga kali di Pulau Babua. Proses ini berlangsung sekitar 2 jam.

Ritual Sigofi Ngolo sering pula disebut sebagai ritual bersih laut, dalam arti membersihkan laut dari segala niat buruk, meminta izin alam untuk memulai perayaan dengan niat yang tulus.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Acara Horom Sasadu yakni makan bersama di rumah adat di Desa Wisata Gamtala, Halmahera Barat, Maluku Utara, Jumat (30/5/2014) malam.
Horom Sasadu

Nama lengkapnya, Horom toma sasadu berasal dari istilah horom artinya makan; toma berarti di; dan sasadu artinya rumah adat. Sasadu berdiri di atas beberapa tiang kayu, tanpa dinding, dan beratapkan daun sagu. Dalam setahun, biasanya makan adat digelar dua kali yang diadakan pada bulan Maret dan Juni sebagai ungkapan rasa syukur pasca panen.
 

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Makanan khas Jailolo di Festival Teluk Jailolo, Kamis (29/5/2014).
Pesta Kuliner

Inilah primadona bagi para pengunjung yang ingin mencicipi makanan tradisional Maluku Utara. Pasalnya berbagai masakan khas Halbar disajikan terutama yang berbahan dasar sagu, ubi, ikan dan pisang. Seperti acar kuning, ikan bakar rica, gohu ikan dan paniki (daging kelelawar). Makanan khas untuk oleh-oleh pun juga tersedia.

Sasadu on the Sea

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Travel Tips
Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Travel Update
Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.