Kompas.com - 30/08/2014, 18:11 WIB
EditorI Made Asdhiana
LEKUK-lekuk Bukit Nona yang menghampar bagai permadani hijau menjadi penyejuk mata ketika peserta Jelajah Sepeda memasuki Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Perbukitan yang oleh warga lokal disebut Buttu Kabobong atau gunung erotis itu seolah menggoda penggowes menyerah pada tanjakan dan cuaca terik.

Susilawati (35) berusaha mengatur napasnya yang mulai tersengal ketika dihadang tanjakan menuju Desa Bamba Puang, Enrekang, Jumat (29/8/2014) siang. Gir depan dan belakang sepedanya diturunkan, perlahan dikayuhnya pedal dengan kecepatan konstan. Roda pun menggelinding perlahan menyusuri tanjakan.

”Saya tidak ingin terpancing dengan kecepatan pesepeda lain. Sebab, jika dipaksakan melebihi kekuatan saya, jantung yang berisiko. Jadi, mending roda berputar sedikit-sedikit asal maju terus,” kata perempuan yang merupakan salah satu peserta Kompas Jelajah Sepeda Manado-Makassar 2014.

Pengusaha peternakan ayam di Serang, Banten, itu menyatakan, kendati rute kemarin menanjak hingga ketinggian 1.053 meter di atas permukaan laut, fisik 50 peserta Jelajah Sepeda sebenarnya sudah mulai terbiasa. Fisik mereka semakin meningkat karena terbiasa dengan rute ekstrem yang menghadang sejak hari pertama.

”Kekuatan tubuh tidak terasa terus meningkat. Kondisi tubuh kami sebenarnya semakin terbiasa dengan rute-rute menanjak. Namun, cuaca yang panas terik memang menjadi hambatan utama. Tubuh jadi cepat lelah,” katanya.

Untuk mengantisipasi dehidrasi, para pesepeda harus minum cukup banyak. Agar tubuh terus dibasahi cairan, mereka minum sedikit-sedikit, tetapi sering.

Hanya saja, sejumlah pesepeda terpaksa menyerah dan dievakuasi dengan mobil, terutama ketika memasuki tanjakan di Desa Bamba Puang. Sebelumnya, mereka beristirahat sejenak untuk menikmati panorama bukit yang indah dari sejumlah warung kopi di desa tersebut.

Bukit Nona atau dalam bahasa setempat disebut Buttu Kabobong berarti sesuatu yang selayaknya disembunyikan. Bukit ini berada di sisi kiri jalan ketika meninggalkan Tana Toraja menuju arah Kota Enrekang. Sjamsu Alam (55), pengusaha warung makan di tepi jalan menuju Desa Bamba Puang, menuturkan, gigir gunung yang berlipat-lipat kerap diasosiasikan dengan alat kelamin wanita sehingga dinamakan Bukit Nona.

Hasil penelitian geologi dari Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 2001 menyatakan bahwa gunung ini terbentuk melalui proses cukup panjang dari batu pasir di dasar laut yang terangkat akibat tumbukan lempeng benua.

Bukit itu bisa disaksikan dari Vila Bambapuang. Kebanyakan turis yang akan mengunjungi Toraja biasanya menjadikan tempat ini persinggahan sejenak untuk menikmati pesona Bukit Nona. Namun, bagi mereka yang hendak bermalam, tersedia beberapa penginapan di sana.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Travel Update
Festival Kuliner dan Budaya Minangkabau Digelar di Bekasi Akhir Agustus 2022

Festival Kuliner dan Budaya Minangkabau Digelar di Bekasi Akhir Agustus 2022

Travel Update
Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Travel Tips
5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

Travel Promo
Lumba-lumba Muncul di Pantai Tiga Warna Malang, Dianggap Kejadian Langka

Lumba-lumba Muncul di Pantai Tiga Warna Malang, Dianggap Kejadian Langka

Travel Update
Upacara HUT ke-77 RI Akan Digelar di Tengah Laut Pantai Baron Yogyakarta

Upacara HUT ke-77 RI Akan Digelar di Tengah Laut Pantai Baron Yogyakarta

Travel Update
17 Tempat Wisata Bandung Selatan, Bisa Kemah di Alam Terbuka

17 Tempat Wisata Bandung Selatan, Bisa Kemah di Alam Terbuka

Jalan Jalan
Panduan Naik Jip Menyusuri Ngarai Sianok, Harga dan Rutenya

Panduan Naik Jip Menyusuri Ngarai Sianok, Harga dan Rutenya

Travel Promo
Absen 2 Tahun, Kontes Roket Air Taman Pintar Yogyakarta Digelar Lagi

Absen 2 Tahun, Kontes Roket Air Taman Pintar Yogyakarta Digelar Lagi

Travel Update
5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

Travel Update
Wisata Petik Stroberi di Lereng Gunung Singgalang

Wisata Petik Stroberi di Lereng Gunung Singgalang

Jalan Jalan
15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

Travel Promo
Mengapa Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup Saat 17 Agustus?

Mengapa Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup Saat 17 Agustus?

Travel Update
Wisata Sejarah Bakal Hadir di Kota Malang, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Kayutangan

Wisata Sejarah Bakal Hadir di Kota Malang, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Kayutangan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.