Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/12/2014, 16:04 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
GILI TRAWANGAN, KOMPAS.com - Di Jakarta, telepon genggam yang tertinggal sering kali lenyap sudah, alias tak akan kembali ke tangan pemiliknya. Jika hal itu terjadi di Gili Trawangan, Lombok, kemungkinan besar telepon genggam Anda bisa kembali. Terutama jika yang menemukannya memang penduduk setempat.

Di pulau wisata yang mendunia dan berada di Nusa Tenggara Barat ini, memiliki aturan adat (awig-awig) yang ketat. Salah satunya adalah aturan mengenai pencurian.

"Kalau ada pencurian, kita akan arak, mau bule atau siapa pun. Baru kami serahkan ke pihak berwajib," ungkap Kepala Dusun Gili Trawangan H. Lukman, kepada Kompas.com, Selasa (9/12/2014).

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Gili Trawangan Acok Bassok. Ia menceritakan pernah kejadian hilangnya tas seorang tamu. Setelah dicek melalui CCTV, ketahuan bahwa yang mengambil adalah sesama tamu, seorang wisatawan asing.

"Bule itu pun ditangkap dan diarak keliling desa. Baru lalu diserahkan ke polisi," tutur Acok kepada Kompas.com, Rabu (10/12/2014).

Oleh karena itu, ia pun menyayangkan adanya anggapan bahwa di Nusa Tenggara Barat banyak maling. Ia meyakinkan bahwa di Gili Trawangan aman untuk wisatawan.

Sementara itu, Lukman juga menjelaskan bahwa imbas dari pesatnya pariwisata di Gili Trawangan adalah banyaknya pendatang yang masuk. Oleh karena itu, masyarakat setempat terutama para pengusaha pun berinisiatif membentuk petugas keamanan pulau yang berfungsi untuk mengawasi keamanan pulau tersebut.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan di Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (18/4/2014).
"Pada dasarnya, mereka ini adalah pemuda-pemuda di sini. Pemuda-pemuda ini mendapat pelatihan dari kepolisian," tutur Lukman.

Kompas.com sendiri sempat mengalami sebuah kejadian di hari Selasa (9/12/2014) malam. Seorang kusir cidomo (delman khas setempat), mencari pemilik sebuah telepon genggam. Ia menuturkan seorang temannya yang sesama kusir menemukan telepon genggam tersebut di cidomo. Usut punya usut, pemiliknya tak sengaja meninggalkannya di cidomo.

Jika Anda berkunjung ke Gili Trawangan, ada baiknya Anda mengingat nama kusir dari cidomo yang Anda tumpangi, layaknya Anda sedang menumpang taksi. Sehingga jika ada barang yang tertinggal, Anda tinggal melapor ke Koperasi Janur Indah yang mewadahi cidomo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buana Life Pangalengan: Harga Menu, Jam Buka, dan Daya Tarik 

Buana Life Pangalengan: Harga Menu, Jam Buka, dan Daya Tarik 

Jalan Jalan
Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Jalan Jalan
Usai Acara, Delegasi ASEAN Tourism Forum 2023 Akan Jelajah Yogyakarta

Usai Acara, Delegasi ASEAN Tourism Forum 2023 Akan Jelajah Yogyakarta

Travel Update
Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Travel Update
5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

Jalan Jalan
ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

Travel Update
Strategi Indonesia Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Luncurkan Visa sampai Pameran di Luar Negeri

Strategi Indonesia Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Luncurkan Visa sampai Pameran di Luar Negeri

Travel Update
Kelenteng Hok Tek Tjengsin, Tempat Ibadah 3 Agama di Kuningan Jakarta

Kelenteng Hok Tek Tjengsin, Tempat Ibadah 3 Agama di Kuningan Jakarta

Jalan Jalan
6 Hotel Dekat ICE BSD Tangerang, Ada yang Tinggal Jalan Kaki

6 Hotel Dekat ICE BSD Tangerang, Ada yang Tinggal Jalan Kaki

Travel Tips
Dikunjungi Iriana Jokowi, Ini Kisah Kampung Pathuk di Yogyakarta

Dikunjungi Iriana Jokowi, Ini Kisah Kampung Pathuk di Yogyakarta

Jalan Jalan
5 Aktivitas di Buana Life Pangalengan, Bisa Prewedding

5 Aktivitas di Buana Life Pangalengan, Bisa Prewedding

Jalan Jalan
Ada Vaksin Booster Kedua, Bakal Jadi Syarat Perjalanan?

Ada Vaksin Booster Kedua, Bakal Jadi Syarat Perjalanan?

Travel Update
6 Wisata Malam di Surabaya, Pas untuk Anak-anak dan Dewasa

6 Wisata Malam di Surabaya, Pas untuk Anak-anak dan Dewasa

Jalan Jalan
6 Prediksi Tren Liburan 2023, Staycation hingga Wisata Hemat

6 Prediksi Tren Liburan 2023, Staycation hingga Wisata Hemat

Travel Update
Catat, Daftar Kantong Parkir untuk Pengunjung Cap Go Meh Bogor

Catat, Daftar Kantong Parkir untuk Pengunjung Cap Go Meh Bogor

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+