Kompas.com - 26/05/2015, 13:42 WIB
Tugu Kota Kalabahi, Alor, yang dikenal sebagai ARSIP KOMPAS TVTugu Kota Kalabahi, Alor, yang dikenal sebagai "Bumi Kenari"
EditorI Made Asdhiana
KUPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan menggelar Festival Pariwisata Bahari pada Juli 2015 untuk mewujudkan Kabupaten Alor sebagai kabupaten yang memiliki potensi ekonomi kemaritiman dan pariwisata yang layak dikembangkan.

"Potensi ekonomi kemaritiman dan pariwisata yang mencolok di Kabupaten Alor adalah taman dasar laut yang indah dan bersih, pantai yang pasir putih dan alamiah dan budaya dan kerajinan serta keunggulan pariwisata di Alor kecil tepatnya di Pulau Kepa," kata Bupati Alor, Amon Djobo, ketika dihubungi dari Kupang, Minggu (24/5/2015).

Dalam festival bahari ini akan digelar berbagai tradisi nelayan Alor untuk memperkenalkan budaya dan keunikan-keunikan kehidupan laut para nelayan.

"Para warga nelayan dari berbagai daerah di NTT akan hadir dengan berbagai perlengkapan perabot perahu untuk melakukan berbagai atraksi yang menggambarkan tradisi kehidupan laut orang Alor," katanya.

Selain itu dalam festival tersebut juga akan ditampilkan budaya masyarakat pesisir, tarian-tarian dan atraksi-atraksi seni budaya dan pangan lokal. "Ini semata mau mengangkat masyarakat nelayan. Ini pesta nelayan yang pertama kali diadakan di NTT yang akan diselenggarakan secara rutin setiap tahun," katanya.

KOMPAS/IRENE SARWINDANINGRUM Sejumlah wisatawan berenang dan menyelam di pantai Pulau Kepa, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, beberapa waktu lalu. Sejumlah pulau di Alor yang masih sepi, bahkan tak berpenghuni, menawarkan pantai yang masih alami dan jauh dari keramaian. Alor juga dikenal sebagai surga terumbu karang dengan 47 titik penyelaman.
Obyek Wisata ini dipilih lokasi Pulau Kepa sebagai lokasi Festival Bahari, karena Pulau Kepa adalah salah satu obyek wisata pantai terindah di Alor.

Menurut Amon Djobo, Festival Bahari ini akan dihadiri juga oleh berbagai tamu pemerintahan baik dari Kementerian Pariwisata, Pemerintah Provinsi dan para wisatawan asing maupun lokal. "Ini momentum kebangkitan pariwisata Alor. Karena itu, kami akan mengundang semua pihak terkait untuk menyaksikan Festival Bahari ini semata-mata lebih memperkenalkan potensi pariwisata Alor di Indonesia, Asia dan dunia Internasional," katanya.

Momentum bersejarah ini harus dipromosikan ke dunia internasional. Jadi saya sebagai pencetus kegiatan ini meminta dukungan semua pihak untuk memberi perhatian terhadap pembangunan pariwisata Alor," katanya.

Saat ini pembangunan infrastruktur untuk kemajuan pariwisata di Alor terus dilakukan. Oleh karena itu, lanjut Amon Djobo, pihaknya meminta dukungan dari semua pihak, baik DPR, Pemerintah Pusat dan Provinsi NTT, pengusaha/pelaku pariwisata dan terutama seluruh warga Alor.

Mantan Ketua Bappeda Alor itu mengatakan pantai di Pulau Kepa, menawarkan kelegaan bagi mereka yang penat dengan keriuhan. Pulau ini memiliki hamparan pasir putih selembut tepung dan lautan biru jernih yang jauh dari keramaian. "Memandang laut di Alor dari pantai Pulau Kepa, ketenangan terasa menenteramkan jiwa," katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.