Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Turis Australia Kagumi Bunga Rafflesia di Bengkulu

Kompas.com - 11/08/2015, 20:38 WIB
BENGKULU, KOMPAS.com - Dua wisatawan Australia mengagumi keunikan dan kecantikan bunga terbesar di dunia, Rafflesia arnoldii yang mekar di kawasan hutan lindung Boven Lais, Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

"Sangat mengagumkan. Saya baru pertama kali melihat langsung bunga langka ini," kata Leslie, salah seorang wisatawan saat melihat bunga Rafflesia di habitatnya di Bengkulu Utara, Senin (10/8/2015).

Ia bersama rekannya, Amanda, berwisata ke sejumlah obyek wisata alam di Provinsi Bengkulu, termasuk habitat bunga langka Rafflesia yang diinformasikan mekar di Bengkulu Utara.

Leslie mengatakan selama ini hanya melihat bunga Rafflesia dari buku dan foto-foto di internet. "Saya tidak pernah membayangkan bisa melihat langsung di habitatnya, benar-benar beruntung," ucapnya.

Habitat Rafflesia di wilayah hutan lindung Boven Lais menjadi strategis karena kawasan itu sebelumnya dikenal dengan wisata air terjung Palak Siring Kemumu yang merupakan obyek wisata andalan Kabupaten Bengkulu Utara.

Untuk mengakses lokasi ini, pengunjung harus menempuh perjalanan dengan kendaraan roda empat atau roda dua selama 1 sampai 1,5 jam dari Kota Bengkulu.

Anggota Komunitas Peduli Puspa Langka Kabupaten Bengkulu Utara, Budiman Achmadi mengatakan kunjungan wisatan asing tersebut membuat mereka semakin bersemangat untuk melestarikan puspa langka endemik Bengkulu itu.

"Ini kunjungan pertama dari turis mancanegara untuk melihat bunga Rafflesia di Palak Siring," katanya.

Ia mengatakan obyek wisata air terjun Palak Siring Kemumu dikelola oleh sekelompok pemuda karang taruna dari Kelurahan Tirta Arga, Kabupaten Bengkulu Utara.

"Lokasi habitat Rafflesia ini baru kami temukan tiga bulan lalu, dan saat ini sudah ada yang mekar dan beberapa bonggol calon bunga," katanya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com