Panduan Transportasi Mendaki Gunung Penanggungan lewat Jalur Pendakian Tamiajeng

Kompas.com - 11/05/2016, 21:04 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Gunung Penanggungan yang juga dikenal dengan nama Pawitra adalah satu gunung yang bisa didaki di Jawa Timur. Gunung Penanggungan bisa didaki melewati tiga jalur yakni Jalur Desa Tamiajeng, Desa Jolotundo, dan Desa Ngoro di Mojokerto. 

Desa Tamiajeng di ketinggian sekitar 680 meter di atas permukaan laut (mdpl) adalah salah satu jalur yang bisa dilewati oleh pendaki saat ingin mendaki Gunung Penanggungan. Gunung yang berketinggian 1.653 mdpl ini terletak di perbatasan Pasuruan dan Mojokerto.

Jalur Tamiajeng bisa dijangkau melalui dua kota besar di Jawa Timur yaitu Malang dan Surabaya. Anda bisa memilih titik awal keberangkatan dari dua kota tersebut dengan moda transportasi yang sama seperti bus untuk tiba di Terminal Pandaan.

Jika dari berangkat dari Surabaya, Anda mesti pergi ke Terminal Bungurasih untuk mencari bus tujuan Terminal Pandaan atau jurusan Malang. Di terminal, Anda bisa menemukan bus setiap waktu tujuan tersebut.

Biaya untuk menuju Terminal Pandaan dari Terminal Bungurasih bervariasi mulai dari Rp 30.000. Anda akan menempuh perjalanan sekitar 40 kilometer.

Mintalah kepada kondektur bus yang Anda tumpangi untuk turun di Terminal Pandaan. Selanjutnya, Anda bisa menaiki mobil L300 dengan jurusan Terminal Pandaan – Trawas dan Anda harus turun di Pasar Kesiman.

Mobil L300 itu bisa mulai ditemui di Terminal Pandaan mulai jam 06.00 hingga 16.00 WIB. Anda cukup merogoh kocek untuk biaya transportasi sebesar Rp 10.000 – 15.000 per orang.

Moda transportasi selanjutnya yang bisa digunakan adalah ojek motor menuju pos awal pendakian Gunung Penanggungan. Tarif ojek motor dari Pasar Kesiman ke pos awal pendakian yakni mulai dari Rp 5.000.

Jika Anda tiba di Terminal Pandaan pada malam hari, alternatif yang bisa digunakan adalah mobil L300 menuju arah Tretes dan turun di Pertigaan Prigen. Biaya yang dibutuhkan adalah Rp 7.000 per orang.

Moda transportasi selanjutnya adalah ojek motor menuju pos awal pendakian dengan jarak sekitar 8 kilometer. Biaya yang dibutuhkan adalah  Rp 20.000 – Rp 25.000 untuk tiba di pos awal pendakian Desa Tamiajeng.

Sementara jika dari Malang, Anda bisa berangkat dari Terminal Arjosari menuju Terminal Pandaan. Setelah turun, moda transportasi yang digunakan adalah mobil L300 dan ojek sama seperti dari titik keberangkatan Surabaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.