Kompas.com - 25/05/2016, 20:03 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

Menjadikan kampung batik Laweyan menjadi kamung ekonomi, kampung budaya, dan kampung kreatif.

"Dan tujuannya adalah menjadikan Solo eco, culture  dan creative city," katanya.

"Solo sebagai kota green batik dunia, ke depan akan ada program untuk tidak merusak lingkungan, nulai dari pemgadaan bahan baku batik (kain), hingga proses pembuatan batik memggunakan bahan-bahan ramah lingkungan," jelas Alpha kepada TribunSolo.com.

Bagi wisatawan luar kota Solo yang hendak berkunjung ke kampung batik Laweyan, lokasinya mudah diakses.

Dari Stasiun Purwosari Solo (Jalan Slamet Riyadi) ke timur, perempatan Purwosari (hotel Sala View) ke selatan (Jalan Perintis Kemerdekaan), Kampoeng Batik Laweyan terdapat di selatan Jalan Dr Rajiman. (TribunSolo.com/Chrysnha Pradipha)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.