Kompas.com - 22/08/2016, 15:18 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

PARIS, KOMPAS.com - Jumlah wisatawan asing yang mengunjungi Perancis, negara destinasi turis nomor satu di dunia, menurun akibat resiko serangan terorisme yang masih tinggi dan cuaca yang tidak bersahabat, kata badan statistik nasional Insee pada Jumat (19/8/2016).

Seperti dikutip Antara, data penurunan tersebut terjadi pada kuartal kedua tahun ini dibanding periode yang sama tahun 2015.

Dalam periode April sampai Juni tahun ini, jumlah kunjungan inap di Perancis oleh wisatawan asing turun 8,5 persen dibandingkan kuartal kedua tahun lalu.

Selain itu, wisatawan dalam negeri juga menunjukkan antusiasme yang berkurang untuk mengunjungi negaranya sendiri. Data dari Insee menunjukkan bahwa jumlah turis lokal berkurang 2,9 persen pada periode yang sama.

Sementara itu di ibu kota, Paris, kunjungan inap di hotel menurun drastis sebesar 12,9 persen karena masyarakat yang masih trauma akan serangan teror bom di kota tersebut pada November tahun lalu. Rangkaian demonstrasi menentang reformasi undang-undang perburuhan juga menjadi faktor lain dari turunnya kunjungan wisatawan.

Akibat cuaca yang kurang bersahabat dan kurangnya tanggal merah di musim semi, angka liburan dengan berkemah juga turun 6,8 persen, kata Insee.

Para turis manca negara kini masih menahan diri untuk mengunjungi Perancis, negara yang menjadi sasaran utama jaringan terorisme internasional akibat keputusan negara tersebut untuk turut dalam operasi militer di Suriah dan Irak.

Rangkaian penembakan dan pengeboman mengguncang ibu kota Perancis pada Januari dan November tahun lalu. Jumlah korban tewas mencapai 150 orang.

Di sisi lain, pariwisata merupakan sektor yang menyumbang tujuh persen total produk domestik bruto di Perancis dan membuka lapangan kerja bagi sekitar dua juta orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.