Kompas.com - 30/11/2016, 20:10 WIB
Boneka sigale-gale raksasa hendak dilarung di Danau Toba, Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (7/9/2014). 
KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQBoneka sigale-gale raksasa hendak dilarung di Danau Toba, Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (7/9/2014).
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pembangunan hotel-hotel di Kawasan Otorita Danau Toba akan mengambil segmen kelas ekonomi atas (high end). Pembangunan hotel-hotel di Kawasan Otorita Danau Toba nantinya akan menjadi seperti Nusa Dua di Bali.

"Rapat di Kementerian Koordinasi Kemaritiman, (hotel) sudah pasti untuk high end market," kata Arief seusai acara pelantikan Pejabat Eselon III dan IV Kementerian Pariwisata, Badan Otorita Danau Toba, dan Pengurus Gabungan Industri Pariwisata Indonesia di Jakarta, Rabu (30/11/2016).

Ia mengatakan, kawasan tersebut nantinya akan mirip dengan Nusa Dua di Bali.  Menurut Arief, pembangunan hotel-hotel baru dengan kelas high end akan lebih mudah dibandingkan membenahi hotel-hotel yang telah berdiri.

"Kalau (membangun) existing itu tidak lebih mudah dan murah, tapi (lebih mudah) membangun dari lapangan yang masih kosong," lanjutnya.

BACA JUGA: Master Plan Kawasan Pariwisata Danau Toba Ditargetkan Rampung 2017

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Haryadi Sukamdani menyebut Danau Toba memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Banyak potensi alam dan budaya di sekitar Danau Toba bisa ditawarkan kepada wisatawan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Resort yang cocok. Karena yang dijual pemandangan dan budaya. Agak beda dengan city hotel," ujar Haryadi saat ditanya jenis penginapan apa yang cocok di sekitar Danau Toba.

Dalam hasil rapat kabinet terbatas di Parapat, Simalungun, Sumatera Utara Agustus lalu, terungkap rencana pembangunan hotel-hotel berskala internasional di sekitar Danau Toba. Hotel-hotel itu berada di Kawasan Otorita Danau Toba seluas 603 hektar di wilayah Ajibata, Toba Samosir.

Hotel-hotel tersebut rencananya akan digarap oleh pihak swasta. Setidaknya tiga pengusaha asal Medan telah menyatakan minat membangun dan telah bertemu Presiden Joko Widodo.

Adapun pembentukan Badan Otorita Danau Toba ditandai dengan Peraturan Presiden No 49 Tahun 2016. Di saat yang bersamaan Menteri Pariwisata juga mengukuhkan pengurus Gabungan Industri Pariwisata Indonesia periode 2016-2021. Pembina GIPI adalah Dadang Rizki Ratman, Pontjo Sutowo, Rahmat Gobel; serta deretan Dewan Pakar yakni Frans Teguh, Reinier Daulay, dan Purnomo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.