Kompas.com - 03/04/2017, 22:04 WIB
Sejumlah kapal merapat di dermaga Loh Buaya di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (10/6/2016). KOMPAS/RADITYA HELABUMISejumlah kapal merapat di dermaga Loh Buaya di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (10/6/2016).
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Wisata keliling perairan Indonesia bisa Anda coba dengan cara "Live On Board" (LOB). Anda bisa menginap di kapal kayu atau phinisi, lalu mengunjungi obyek-obyek wisata baik di laut maupun darat.

Lalu apa yang membedakan LOB dengan wisata bahari lainnya? Ecy selaku Sales & Reservation dari sebuah penyedia wisata LOB, Pearl of Papua, menyebutkan beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh wisatawan.

"Kalau resort kan gak bisa menjangkau semuanya, itu pemula-pemula yang tinggal di resort. Kalau diver yang sudah profesional, mereka pilih LOB karena menjangkau semuanya sampai ke selat-selat dan laguna paling kecil," kata Ecy kepada KompasTravel di sela-sela acara Deep & Extreme 2017 di Jakarta beberapa hari lalu.

Ia mengatakan wisata LOB menawarkan sensasi petualangan di tengah laut. Kapal yang wisatawan tumpangi akan berlayar di tengah laut dan menuju titik-titik selam.

KOMPAS/DWI AS SETIANINGSIH Pinisi yang dioperasikan Plataran di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timir, Selasa (19/1/2016).
"Kalau privat jelas, satu kapal itu 15 orang. Pengalaman makan di atas kapalnya juga menarik. LOB itu juga makan di tengah laut. Bisa dengar suara ombak di laut," tambah Ecy.

Biasanya operator wisata LOB juga akan mengajak wisatawan untuk menuju satu pulau di tengah laut untuk barbecue.

Thian selaku Chief of Reservation dari penyedia wisata LOB lainnya, Grand Komodo, mengatakan wisata LOB tak terbatas dalam pergerakan. Salah satunya ketika menjelajah tempat-tempat wisata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau stay di resort kan naik speed boat. Dia (kapal cepat) dibatasi jaraknya. Kalau terlalu jauh bensinnya bagaimana, kalau ombak besar bagaimana," ujar Thian kepada KompasTravel pada kesempatan yang sama.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X