Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Plataran Tawarkan Pos Jeep Baru Sebelum Gunung Bromo untuk Wisatawan

Kompas.com - 22/04/2018, 15:00 WIB
Muhammad Irzal Adiakurnia,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi


PASURUAN, KOMPAS.com - Pasuruan sebagai salah satu jalur terdekat menuju Kawasan Obyek Wisata Gunung Bromo, kini terdapat pos Jeep atau Jeep Point baru. Pos tersebut melengkapi kekurangan yang sudah ada, dengan fasilitas premiumnya.

Untuk menuju kawasan Bromo Tengger, wisatawan diharuskan menggunakan mobil dengan sistem penggerak empat roda (4x4). Perjalanannya dimulai dari rest area yang juga sebagai pos Jeep.

Sebelumnya, pos Jeep tersebut hanya ada satu di jalur via Pasuruan, yaitu sebelum memasuki Pasar Tosari. Suasana pos di sana menyatu dengan rest area, ramai pedagang asongan, dan tenda-tenda pedagang.

Teras Bromo di lokasi Plataran Bromo, Desa Ngadiwono, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur yang jadi pos jeep atau jeep spot baru menuju kawasan Bromo Tengger, Sabtu (21/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Teras Bromo di lokasi Plataran Bromo, Desa Ngadiwono, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur yang jadi pos jeep atau jeep spot baru menuju kawasan Bromo Tengger, Sabtu (21/4/2018).

Kini Anda bisa mencoba pos Jeep baru bernama Teras Bromo, di kawasan resor Plataran Bromo, dengan konsep yang berbeda.

Wisatawan bisa menikmati beberapa fasilitas premium di sini, mulai dari resto, coffee corner, lounge, refreshment area dengan shower air panas, musola, dan toilet dengan bangunan modern.

"Langit (Teras) Bromo ini untuk mengakomodir wisatawan yang ingin fasilitas premium, dengan cafe resto, toilet, penitipan mobil, hingga musola yang lebih proper, juga untuk wisatawan mancanegara," terang Fauzi, Manager Area Plataran Bromo, Sabtu (21/4/2018).

Suasana makan siang di Teras Bromo, lokasi Plataran Bromo, Desa Ngadiwono, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur yang jadi pos jeep atau jeep spot baru menuju kawasan Bromo Tengger, Sabtu (21/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Suasana makan siang di Teras Bromo, lokasi Plataran Bromo, Desa Ngadiwono, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur yang jadi pos jeep atau jeep spot baru menuju kawasan Bromo Tengger, Sabtu (21/4/2018).

Bangunan di tengah lanskap perkebunan ini juga menyajikan pemandangan matahari terbenam. Rooftop resto di lantai duanya menyajikan keindahan perkebunan Tengger yang tepat menghadap ke arah terbenamnya matahari.

"Kualitas hidangan restonya menggunakan standar Plataran, dengan berbagai hidangan khas Indonesia, berbahan lokal. Rekomendasinya ada gurame telur asin, ayam lengkuas, sampai rawon brintik," kata Fauzi.

Hidangan yang disajikan mulai harga Rp 45.000 untuk hidangan utamanya. Menyiasati cuaca dingin yang menusuk, Anda bisa memesan aneka sup, dan minuman jahe, seperti bandrek atau wedang mulai Rp 15.000.

Jejeran mobil Hardtop offroad 4x4, di Teras Bromo di lokasi Plataran Bromo, Desa Ngadiwono, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur yang jadi pos jeep atau jeep spot baru menuju kawasan Bromo Tengger, Sabtu (21/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Jejeran mobil Hardtop offroad 4x4, di Teras Bromo di lokasi Plataran Bromo, Desa Ngadiwono, Tosari, Pasuruan, Jawa Timur yang jadi pos jeep atau jeep spot baru menuju kawasan Bromo Tengger, Sabtu (21/4/2018).

Bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi, bisa menitipkan kendaraannya selama ke Bromo. Lahan parkir di sini, diklaim bisa menampung 100 mobil dan minibus.

Untuk harga penyewaan kendaraan offroad ke bromo sama seperti pada umumnya, mulai Rp 550.000 - Rp 750.000 di luar tiket masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Harga tiket masuk tersebut, untuk wisatawan nusantara Rp 27.500 di hari kerja, dan Rp 32.500 di akhir pekan, sedangkan bagi wisatawan mancanegara 10 kali lipatnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com