Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/04/2018, 18:46 WIB

KOMPAS.com - Menginap di bawah laut sepertinya sebentar lagi akan terwujud. Di Maldives akan hadir sebuah penginapan bertingkat yang berlokasi di bawah Samudera Hindia.

Conrad Maldives Rangali Island diketahui sebagai yang menginisiasi pembangunan vila hotel di bawah laut dengan nilai 15 juta dollar Amerika Serikat.

Bangunan vila hotel di bawah laut tersebut nantinya sebagian akan berada 16,4 meter di bawah permukaan laut.

Kamar hotel bawah laut Muraka yang dibangun oleh Conrad Maldives Rangali di Maldives. Pembangunan vila hotel dengan kamar di bawah laut Samudera Hindia tersebut diklaim akan menjadi yang pertama di dunia. Dok. Conrad Maldives Rangali Kamar hotel bawah laut Muraka yang dibangun oleh Conrad Maldives Rangali di Maldives. Pembangunan vila hotel dengan kamar di bawah laut Samudera Hindia tersebut diklaim akan menjadi yang pertama di dunia.
Dikutip dari CNN Travel, penginapan tersebut diklaim sebagai tempat tinggal pertama di dunia. Rencana pembangunan vila hotel tersebut direncanakan selesai bulan November.

Vila hotel bawah laut itu dinamakan Murka atau berarti karang dalam bahasa lokal Maladewa, Dhivehi. Penginapan bawah laut itu tentu akan menawarkan pemandangan bawah laut seperti karang.

Fasilitas-fasilitas yang tersedia seperti gym, kolam renang, butler, bak mandi yang menghadap ke laut, dan yang terpenting adalah kamar tidur dengan pemandangan bawah laut.

Ruang makan Muraka yang dibangun oleh Conrad Maldives Rangali di Maldives. Pembangunan vila hotel dengan kamar di bawah laut Samudera Hindia tersebut diklaim akan menjadi yang pertama di dunia. Dok. Conrad Maldives Rangali Ruang makan Muraka yang dibangun oleh Conrad Maldives Rangali di Maldives. Pembangunan vila hotel dengan kamar di bawah laut Samudera Hindia tersebut diklaim akan menjadi yang pertama di dunia.
Kamar di bawah laut nantinya akan terhubung dengan tangga spiral ke bagian atas. Dalam kamar juga akan tersedia ruang tamu dan kamar mandi.

Di bangunan vila hotel di atas, ada balkon untuk bersantai yang menghadap ke arah matahari dengan ukuran 550 meter persegi.

Sementara, area penginapan yang ada di bawah laut seluas 102 meter persegi.

Balkon santai di atas permukaan laut Muraka yang dibangun oleh Conrad Maldives Rangali di Maldives. Pembangunan vila hotel dengan kamar di bawah laut Samudera Hindia tersebut diklaim akan menjadi yang pertama di dunia. Dok. Conrad Maldives Rangali Balkon santai di atas permukaan laut Muraka yang dibangun oleh Conrad Maldives Rangali di Maldives. Pembangunan vila hotel dengan kamar di bawah laut Samudera Hindia tersebut diklaim akan menjadi yang pertama di dunia.
"Kami sangat senang untuk menghadirkan Muraka yang bisa memberikan pengalaman unik yaitu tidur di bawah laut untuk tamu masa depan kami, memberikan mereka pengalaman pemandangan laut yang luar biasa dari Maladewa merupakan perspektif baru," kata General Manajer Conrad Maldives Rangali Island, Stefano Ruzza.

Vila hotel Muraka bisa menampung hingga sembilan tamu. Saat ini, bangunan sedang didirikan oleh spesialis desain bawah air M.J. Murphy Ltd.

Rencana ini menandai usaha kedua Conrad Hotels & Resorts dalam desain arsitektur bawah laut. Properti pertama di bawah laut adalah restoran bawah laut Ithaa, yang diluncurkan di resor yang sama 13 tahun yang lalu dan dibangun oleh konsultan desain dari Selandia Baru.

Vila ini dirancang dengan gaya yang mirip dengan Ithaa. Desain kubah akrilik melengkung memantulkan pemandangan 180 derajat dari kehidupan laut di sekitar bangunan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber CNN Travel
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Travel Update
Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Travel Tips
Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Travel Update
Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Travel Tips
Cap Go Meh di Bogor Digelar Hari Ini, Catat 6 Tips Berkunjung Berikut

Cap Go Meh di Bogor Digelar Hari Ini, Catat 6 Tips Berkunjung Berikut

Travel Tips
Panduan Lengkap Wisata ke Boemisora di Kabupaten Semarang

Panduan Lengkap Wisata ke Boemisora di Kabupaten Semarang

Travel Tips
Asyiknya Olahraga Sambil Nongkrong di Lapangan Sempur Bogor

Asyiknya Olahraga Sambil Nongkrong di Lapangan Sempur Bogor

Travel Promo
Wapres Ma’ruf Amin: Wisata Halal Ada di China dan Korea Selatan

Wapres Ma’ruf Amin: Wisata Halal Ada di China dan Korea Selatan

Travel Update
Penutupan Pekan Budaya Tionghoa 2023, Malioboro Dipadati Ribuan Pengunjung

Penutupan Pekan Budaya Tionghoa 2023, Malioboro Dipadati Ribuan Pengunjung

Travel Update
Jangan Salah, Wisata Halal dan Wisata Religi Ternyata Beda

Jangan Salah, Wisata Halal dan Wisata Religi Ternyata Beda

Travel Update
Surabaya Punya Lebih dari 900 Taman, Bisa Jadi Tempat Main Anak

Surabaya Punya Lebih dari 900 Taman, Bisa Jadi Tempat Main Anak

Travel Update
Situ Cipondoh, Sydney Opera House-nya Tangerang yang Harus Dijaga

Situ Cipondoh, Sydney Opera House-nya Tangerang yang Harus Dijaga

Jalan Jalan
Cara Menghitung Pajak Barang Bawaan dari Luar Negeri, Cek Simulasinya

Cara Menghitung Pajak Barang Bawaan dari Luar Negeri, Cek Simulasinya

Travel Tips
Cara Daftar dan Dokumen Apa Saja yang Diperlukan untuk Bikin Visa Jepang

Cara Daftar dan Dokumen Apa Saja yang Diperlukan untuk Bikin Visa Jepang

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+