Kompas.com - 23/06/2018, 15:43 WIB

KUDUS, KOMPAS.com - Masyarakat Kabupaten Kudus, Jawa Tengah memiliki beragam tradisi kebudayaan untuk meluhurkan kiprah para Walisongo.

Salah satunya adalah dengan menggelar parade "Sewu Kupat". Dalam bahasa Indonesia, Sewu berarti seribu dan kupat tak lain adalah ketupat

Kegiatan ini merupakan kearifan lokal warga setempat untuk menghormati tokoh agama Islam yang tergabung dalam Walisongo yaitu Sunan Muria. Perayaan Sewu Kupat biasanya berlangsung sepekan usai hari raya Idul Fitri atau 7 Syawal.

Gunungan

Belasan gunungan berisi ketupat diarak oleh warga mulai Makam Sunan Muria, Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kudus, pada Jumat (22/6/2018) siang. Iring-iringan gunungan ketupat dalam Parade Sewu Kupat berakhir di Taman Ria Colo, Kudus.

Sementara itu tampak ribuan warga berkerumun untuk menanti tradisi Sewu Kupat sejak pagi. Entah sekadar menyaksikan maupun berebut isi gunungan.

Gunungan tidak hanya berisi ketupat, melainkan juga terpajang berbagai hasil bumi lereng Gunung Muria dan jajanan tradisional. Gunungan itu dibawa oleh masyarakat Kecamatan Dawe dari masing-masing desa dan didoakan di Makam Sunan Muria.

Selain untuk memuliakan perjuangan Sunan Muria dalam menyebarkan agama islam, tradisi ini tak lain juga berharap keselamatan dan keberkahan kepada Sang Khalik atau istilahnya "Ngalap Berkah". Tradisi ini juga bertepatan dengan Hari Raya Ketupat yang jatuh hari ini.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Yuli Kasiyanto menyampaikan, tradisi Sewu Kupat ini merupakan agenda rutin tahunan. Kemeriahan tradisi ini diharapkan bisa mendongkrak kuantitas wisatawan yang berkunjung ke Desa Colo. Selain menikmati keunikan tradisi Sewu kupat, pengunjung bisa berziarah ke Makam Sunan Muria.

Prosesi tradisi Sewu Kupat diawali manaqib sore kemarin, kemudian puncaknya pada hari ini dengan berziarah ke makam Sunan Muria.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.