April 2019, Pendakian Gunung di Jawa Timur Ini Memakai Tiket "Online"

Kompas.com - 04/01/2019, 10:08 WIB
Puncak Gunung Arjuno diambil dari Kota Batu, Jawa Timur beberapa waktu lalu.KOMPAS.com/ANDI HARTIK Puncak Gunung Arjuno diambil dari Kota Batu, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

JAKARTA, KOMPAS.COM - Pendakian Gunung Argopuro dan Gunung Arjuno khusus jalur Tretes direncanakan akan menggunakan sistem tiket elektronik per 1 April 2019.

Nantinya, sistem pembelian tiket akan dilakukan secara daring melalui aplikasi “Ijen Blue Fire” yang dapat diunduh di Android PlayStore.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Nandang Pribadi menuturkan, rencana ini didorong oleh sejumlah alasan.

Baca juga: Ponjo Kentang, Ritual Tanam Kentang Warga di Kaki Gunung Arjuno

Alasan pertama yakni kemudahan bagi pengunjung. “Supaya pengunjung dari luar kota atau luar negeri bisa merencanakan perjalanan dengan baik dan sempurna,” ucap Nandang.

Di samping itu, menurut Nandang, pihaknya juga menyasar faktor efisiensi. Dia menyebut, sistem ini akan memangkas jumlah anggaran cetak blangko/tiket kertas, selain mempercepat penyetoran ke kas negara.

“Hari itu transaksi, paling lama keesokannya sudah masuk ke rekening bendahara,” katanya.

Baca juga: Rencana Penerapan Tiket Online Kawah Ijen Mundur sampai April 2019

Khusus untuk pendakian Gunung Arjuno via Tretes, Pasuruan, sistem tiket elektronik diberlakukan lantaran kawasan TWA Tretes termasuk dalam naungan BBKSDA Jawa Timur, sedangkan jalur-jalur lainnya belum termasuk. Sehingga, pendaki melalui Tretes diharuskan membayar tiket masuk.

Sedangkan untuk pendakian Gunung Argopuro ( Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang), kedua jalur pendakian resmi, yakni Pos Baderan dan Pos Bremi sama-sama menggunakan sistem tiket elektronik.

Wisatawan menikmati pemandangan danau kawah gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (23/6/2018). Kawah Ijen dengan kedalaman 200 meter menjadi salah satu dari dua lokasi di dunia yang memiliki fenomena api biru selain Islandia, membuat Ijen menjadi tujuan utama pendaki dari berbagai pelosok negeri hingga mancanegara.ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA Wisatawan menikmati pemandangan danau kawah gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (23/6/2018). Kawah Ijen dengan kedalaman 200 meter menjadi salah satu dari dua lokasi di dunia yang memiliki fenomena api biru selain Islandia, membuat Ijen menjadi tujuan utama pendaki dari berbagai pelosok negeri hingga mancanegara.
Selain dua gunung di atas, kebijakan ini juga berlaku pada tempat-tempat lain yang berada di bawah naungan BBKSDA Jawa Timur seperti TWA Kawah Ijen dan TWA Gunung Baung.

Nandang menambahkan, pihaknya saat ini tengah menguji coba sistem tiket elektronik ini. Jika masih ada sejumlah kendala hingga pengujung Maret 2019, maka pihaknya akan tetap menyediakan tiket manual bagi pengunjung.

Mengenai sistem kuota seperti yang telah diterapkan di beberapa gunung di Pulau Jawa, Nandang mengaku belum bisa memastikan. Pihaknya masih mempersiapkan berbagai kajian sebelum memutuskan apakah akan memakai sistem kuota.




Close Ads X