Kompas.com - 21/10/2019, 07:00 WIB
Gerbang dan menara Masjid Agung Banten Lama di Kaseman, Serang, Banten, Minggu (25/12/2011). Peziarah yang datang usai sholat biasanya melanjutkan berdoa di makam Sultan Maulana Hasanudin yang berada satu kompleks di kawasan tersebut. Masjid Agung Banten didirikan pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanudin dan putranya, Sultan Maulana Yusuf, pada tahun 1566. KOMPAS/AGUS SUSANTOGerbang dan menara Masjid Agung Banten Lama di Kaseman, Serang, Banten, Minggu (25/12/2011). Peziarah yang datang usai sholat biasanya melanjutkan berdoa di makam Sultan Maulana Hasanudin yang berada satu kompleks di kawasan tersebut. Masjid Agung Banten didirikan pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanudin dan putranya, Sultan Maulana Yusuf, pada tahun 1566.

 

6. Masjid Agung Tanara

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Tour religi, sowan ke masjid agung tanara syech muhammad nawawi albantani

A post shared by BHOEDHOET-21 (@bhoedhoet_april) on Sep 8, 2019 at 5:38am PDT

Masjid Agung Tanara terletak di Kampung Tanara, Serang, Banten. Masjid ini merupakan peninggalan Sultan Maulana Hasanuddin yang menjadi Raja Banten pertama.

Jejak dakwah Islam Banten juga berawal di masjid ini. Desainnya yang unik dan klasik mampu menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun luar kota.

Masjid ini juga sarat akan nilai historis. Masyarakat sekitar Tanara banyak menyebut bahwa masjid ini adalah peninggalan Syekh Nawawi al-Bantani yang merupakan buyut Ma’ruf Amin. Hal ini dikarenakan lokasinya yang bersampingan dengan rumah kelahirannya.

7. Masjid Agung Banten

Wisata religi satu ini sebenarnya sudah terkenal, tetapi apa salahnya jika menjadikan masjid ini sebagai wisata religi yang wajib dikunjungi.

Masjid Agung Banten berlokasi di Jalan Banten Lama, Serang, Banten.

Masjid ini dijadikan sebagai cagar budaya. Tak heran, banyak masyarakat yang ingin mengetahui seluk beluk dan nilai sejarah dari masjid yang didirikan oleh Sultan Maulana Hasanuddin pada tahun 1552-1570 ini.

Hal menarik lainnya, beberapa pihak juga ada yang mengira masjid ini didesain oleh tokoh bernama Tjek Ban Tjur dari China.

Namun banyak pula yang membantah dan menegaskan bahwa Raden Sepat dari Demak yang mendesain masjid ini.

8. Kompleks Pemakaman Kesultanan Banten
Wisatawan menikmati sore hari di Kawasan Kesultanan Banten Lama yang sudah dipercantik, Jumat (5/9/2019.KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN Wisatawan menikmati sore hari di Kawasan Kesultanan Banten Lama yang sudah dipercantik, Jumat (5/9/2019.

Sisi utara Masjid Agung Banten juga memiliki tempat wisata unik, yaitu Kompleks Pemakaman Kesultanan Banten.

Terdapat banyak keluarga tokoh yang dimakamkan di sana seperti Sultan Maulana Hasanuddin dan istrinya, pangeran Ratu, Sultan Ageng Tirtayasa, Sultan Abu Nasir Abdul Qohhar, Sultan Maulana Muhammad dan Sultan Zainul Abidin.

Makam yang sering dikunjungi adalah makam Sultan Maulana Hasanuddin dan Sultan Abulmafakir.

Jika kamu sudah menelusuri masjid Agung Banten, jangan lupa juga meluangkan waktu menelusuri kompleks pemakamannya.

9. Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Qwidaryandi Agil Atthoriq (@qwidaryandi) on Apr 27, 2019 at 12:24am PDT

Kamu juga bisa berkunjung ke Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama yang terletak di Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Serang, Banten. Museum ini didirikan pada tanggal 19 Juli 1985.

Terbilang muda di antara obyek wisata religi lainnya di Banten, tetapi sejarah di dalamnya tetap menarik untuk diceritakan.

Kamu akan mendapatkan informasi seputar garis besar terhadap kehidupan sehari-hari dan juga sejarahnya penduduk Kerajaan Islam di Banten pada saat itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X