Jalur Pendakian Gunung Sumbing via Garung Buka 1 Agustus

Kompas.com - 29/07/2020, 21:11 WIB
Pos III Pestan Gunung Sumbing via Garung. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPos III Pestan Gunung Sumbing via Garung.


KOMPAS.com - Gunung Sumbing akan membuka kembali jalur pendakian via Garung, mulai Sabtu (1/8/2020). Pembukaan ini dalam tahap uji coba pendakian pada masa adaptasi kebiasaan baru.

Baca juga: 5 Jalur Pendakian Gunung Prau yang Buka pada Tahap Uji Coba

Melihat akun Instagram resmi basecamp Gunung Sumbing via Garung @basecampsumbing, pembukaan ini berdasarkan Surat Rekomendasi Uji Coba Penerapan Protokol Kesehatan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo Nomor 556/476 tanggal 14 Juli 2020.

Selain itu juga berdasarkan simulasi protokol kesehatan yang telah dilaksanakan pada 3 Juli 2020.

"Mulai hari Sabtu tanggal 1 Agustus 2020 pendakian gunung Sumbing via Garung resmi dibuka untuk pendakian uji coba di masa new normal," tulis pengumuman tersebut.

Pengumuman ini juga dikonfirmasi langsung oleh Koordinator Forum Pengelola Gunung Sumbing, Lilik Setiyawan.

Kuota pendakian

Adapun pembukaan kembali jalur pendakian ini menerapkan pembatasan kuota pendakian yaitu 250 orang per hari.

"Iya betul, dibuka langsung untuk umum dan kuota per harinya 250 orang," kata Lilik melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Rabu (29/7/2020).

Para pendaki juga diminta untuk tetap memenuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan dinas kesehatan setempat.

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Sindoro via Kledung Buka Kembali

Selain itu, para pendaki diimbau untuk melihat persyaratan pendakian dan melakukan booking kuota dengan menghubungi nomor Whatsapp 085226492745.

Basecamp Sumbing via Garung terletak di Garung, RT 12 RW 03 Butuh Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Seorang Pendaki sedang minum di Gunung Sumbing.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Seorang Pendaki sedang minum di Gunung Sumbing.

Syarat protokol kesehatan

Berikut protokol kesehatan pendakian Gunung Sumbing via Garung pada masa new normal

  1. Setiap pendakia membawa identitas diri yang masih berlaku seperti KTP, SIM, Paspor, visa atau surat keterangan domisili
  2. Usia pendaki minimal 17 tahun
  3. Setiap pendaki membawa surat keterangan sehat dari dinas kesehatan atau rumah sakit atau puskesmas maupun klinik kesehatan maksimal tiga hari setelah surat dikeluarkan
  4. Setiap pendaki membawa masker minimal empat buah, setiap masker digunakan maksimal empat jam
  5. Membawa hand sanitizer masing-masing
  6. Membawa peralatan makan dan minum masing-masing
  7. Penggunaan tenda 50 persen dari kapasitas tenda, contoh tenda dome kapasitas 4 orang diisi 2 orang dan pemasangan setiap tenda berjarak minimal 1,5 meter
  8. Selalu menggunakan masker selama berada di area publik atau pun saat berinteraksi dengan orang lain
  9. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer
  10. Meminimalisir barang bawaan dari rumah
  11. Tetap memperhatikan jaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain dan tidak berkerumun saat berada di basecamp, jalur pendakian, tempat camp, dan kawasan puncak
  12. Waktu operasional basecamp atau registrasi pendakian mulai pukul 08.00-17.00 WIB dan pengambilan identitas maksimal pukul 22.00 WIB
  13. Kuota perhari maksimal 250 orang
  14. Aturan atau ketentuan terdahulu tetap berlaku



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X