Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Kompas.com - 03/02/2023, 06:06 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Jika mencari tempat wisata murah dan anti-mainstream di Jakarta, Museum Taman Prasasti yang terletak di Jalan Tanah Abang 1, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat ini bisa jadi pilihan menarik.

Sebab, museum seluas 1,3 hektar itu menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung lewat koleksi 993 prasasti nisan di halamannya.

Baca juga:

Untuk diketahui bahwa sebelum diresmikan sebagai Museum Taman Prasasti pada 1977, lokasi tersebut dulunya pernah menjadi kompleks pemakaman bagi orang asing yang tinggal di Batavia.

"Dulu ini pemakaman yang dibuat Pemerintah Belanda tahun 1795. Itu bertahan sampai 1975. Kemudian jenazah mulai dipindahkan, jadi luas pemakaman juga dikecilkan dari 5,5 hektar, sekarang tinggal 1,3 hektar," kata Petugas Museum Taman Prasasti, Eko Yudi kepada Kompas.com, Sabtu (28/1/2023).

Pengunjung bisa menemukan prasasti nisan dari orang-orang penting di Hindia Belanda, seperti istri dari Thomas Stamford Raffles dan pendiri STOVIA (sekolah kedokteran zaman Belanda) H.F. Roll.

Ada pula nisan para arkeolog di Batavia dulu, hingga nisan para pemuka agama Katolik di Batavia seperti Pastor Van Der Grinten dan Monsignor Adami Caroli Claessens, serta masih banyak lagi.

Panduan berkunjung ke Museum Taman Prasasti

Tertarik berkunjung ke sini? Simak panduan lengkap berwisata ke Museum Taman Prasasti yang telah Kompas.com rangkum berikut.

1. Jam buka dan tiket masuk Museum Taman Prasasti

Museum Taman Prasasti buka mulai pukul 09.00-15.00 WIB setiap Selasa-Minggu, dan tutup pada hari Senin.

Bagian depan bangunan Museum Taman Prasasti di Jakarta Pusat.Dok. Shutterstock/Cahyadi Sugi Bagian depan bangunan Museum Taman Prasasti di Jakarta Pusat.

Adapun harga tiket masuk untuk umum adalah Rp 5.000, untuk mahasiswa Rp 3.000, dan untuk anak usia di bawah 12 tahun Rp 2.000.

"Kita juga memberi diskon bagi pengunjung yang datang rombongan minimal 30 orang, akan diberi potongan harga 30 persen dari total pemesanan tiket," kata Yudi.

2. Lokasi dan rute transportasi umum ke Museum Taman Prasasti

Museum ini beralamat di Jalan Tanah Abang I No.1, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Adapun akses naik transportasi umum menuju museum dapat ditempuh naik commuterline (KRL) dan trans-jakarta.

KRL di Stasiun Jakarta Kota.KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA KRL di Stasiun Jakarta Kota.

Pertama, kamu harus naik KRL menuju Stasiun Jakarta Kota. Setibanya di Stasiun Jakarta Kota, perjalanan dilanjutkan dengan naik trans-jakarta dari Halte Kota yang berada persis di sebelah stasiun, tepatnya di seberang gedung BNI.

Naiklah bus trans-jakarta nomor 1 (Kali Besar Barat-Blok M), lalu berhenti pada pemberhentian keempat, di Halte Harmoni.

Baca juga: Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Setelah itu, keluar dari Halte Harmoni menuju Jalan Majapahit dan berjalan sekitar 500 meter hingga bertemu pertigaan.

Belok lah ke arah Jalan Tanah Abang, hingga menemukan simpang tiga lagi. Lalu belok kiri ke Jalan Tanah Abang I dan berjalan sekitar 200 meter sampai menemukan Museum Taman Prasasti.

3. Tips berkunjung ke Museum Taman Prasasti

Sedikit tips buat kamu yang ingin berwisata ke Museum Taman Prasasti, jangan lupa bawa lotion anti-nyamuk, mengingat kondisi museum di area luar ruangan dengan banyak pepohonan rimbun.

Pemakaman di Museum Taman PrasastiCahyu Cantika Amiranti Pemakaman di Museum Taman Prasasti

Selain itu, sebaiknya pilihlah waktu kunjungan saat musim kemarau. Sebab bila berkunjung pada musim hujan, jalan setapak di museum akan penuh genangan air.

Terakhir, kamu bisa membawa payung dan topi sebagai pelindung kepala, serta mengenakan alas kaki yang nyaman.

Baca juga: Kelenteng Hok Tek Tjengsin, Tempat Ibadah 3 Agama di Kuningan Jakarta

Sebab jika mengelilingi area museum keseluruhan satu per satu, akan cukup jauh dan lama karena butuh waktu sektiar satu jam.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Jalan Jalan
Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com