Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tol Khayangan Magelang, Kini Jadi Negeri Khayangan

Kompas.com - 06/02/2023, 17:05 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

KOMPAS.com - Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sempat punya satu tempat wisata baru yang viral pada 2021 lalu, yakni Tol Khayangan.

Tempat ini berupa jalan desa baru yang berada di lereng Gunung Merbabu. Saat berkabut, jalan ini seolah mengarah ke khayangan, sehingga diberi nama Tol Khayangan.

Kompas.com sempat berkunjung ke sana pada Senin (6/9/2021). Saat itu, keberadaan jalan baru ini menarik minat para goweser atau pesepeda dan mulai dikenal melalui media sosial.

Baca juga: Tol Kahyangan Juga Ada di Lereng Merbabu, Indahnya Pemandangan Dua Gunung

Meski hanya berupa jalan dengan pemandangan indah, Tol Khayangan tetap mampu menarik minat wisatawan.

Tol Khayangan ini tepatnya berada di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lokasinya tidak jauh dari jalan utama Boyolali-Magelang.

Keindahan Negeri Khayangan

Kini saat Kompas.com berkunjung pada Senin (6/2/2023), Tol Khayangan sudah tidak ada dan berganti menjadi Negeri Khayangan.

Sudah banyak perubahan di tempat wisata ini, dari yang dulunya hanya jalan biasa, kini sudah tersedia banyak fasilitas dan spot foto yang tertata rapi.

Baca juga: 6 Tips Berkunjung ke Tol Kahyangan Magelang, Lewat Wonolelo

Begitu tiba, pengunjung akan langsung disuguhi gapura unik yang berbentuk seperti benteng atau kastel dengan latar belakang Gunung Merbabu yang menawan.

Spot Foto Kereta Kencana di Negeri Khayangan, Magelang.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Spot Foto Kereta Kencana di Negeri Khayangan, Magelang.

Ada pula sentra kuliner yang disatukan dalam satu kawasan, sehingga tampak rapi dan tidak menghalangi pemandangan

Selain itu, terdapat kafe yang instagramable dan bangunan kastel, lengkap dengan patung kereta kencana dengan latar belakang keindahan Gunung Merbabu, sehingga pas untuk foto-foto.

Tol Khayangan jadi Negeri Khayangan

Direktur Negeri Khayangan bernama Supri kepada Kompas.com, Senin mengatakan, awal mula tempat wisata adalah jalan baru yang dibangun pemerintah sepanjang 781 meter pada Juli-Agustus 2021.

Saat itu masih pandemi dan, masyarakat desa merasakan dampak. Supri pun mulai memviralkan jalan baru itu karena punya pemandangan indah.

Baca juga: Tempat Wisata Sekitar Tol Kahyangan Magelang, Hutan Pinus sampai Air Terjun

"Saya kasih nama Tol Khayangan itu karena jalan yang dulunya susah, sudah bangun, dan dusun paling atas sering kabut, maka dikasih nama Tol Khayangan, seakan jalan menuju khayangan," tutur Supri.

Pada November 2021, dibangunlah gapura seperti benteng atau kastel untuk makin mempercantik Tol Khayangan.

Setelah viral, Tol Khayangan sering didatangi pegiat media sosial, seperti YouTuber. Pengunjung pun makin banyak, tidak hanya dari kalangan pegowes.

Gapura Berbentuk Benteng atau Kastel di Negeri Khayangan, Magelang.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Gapura Berbentuk Benteng atau Kastel di Negeri Khayangan, Magelang.

"Saat weekdays sekitar 2.000 sampai 3.000 pengunjung. Saat weekend, sampai 13.000 pengunjung," tutur Supri.

Saat itu, sambung dia, warga sudah antusias berjualan di pinggir jalan. Pihak Supri pun segera menindaklanjuti tempat wisata dadakan itu agar bisa berkelanjutan.

"Maka saya, masyarakat, pemerintah desa, saya jadikan satu, rapat bersama, mengambil momen ini untuk dikonsep sebagai tempat wisata," ujar Supri.

Baca juga: Rute ke Tol Kahyangan Magelang di Lereng Gunung Merbabu

Hasilnya, Tol Khayangan terus dibenahi dengan dibangun fasilitas wisata, seperti gapura, spot foto istana, kereta kencana, sentra kuliner, dan kafe di lahan pribadi milik 19 warga samping jalan seluas 1,5 hektar untuk dikonsep sebagai Negeri Khayangan.

"Karena konsepnya Negeri Khayangan, maka bangunan yang ada membuat seolah wisatawan berada di khayangan," tutur Supri.

Kafe Instagramable di Negeri Khayangan, Magelang.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Kafe Instagramable di Negeri Khayangan, Magelang.

Jika ingin berkunjung ke Negeri Khayangan, harga tiketnya adalah Rp 10.500 saat hari biasa dan Rp 13.000 ketika libur.

Tarif parkir adalah Rp 2.000 untuk sepeda motor, Rp 5.000 untuk mobil, serta Rp 10.000 untuk minibus dan kendaraan panjang, seperti Elf dan Hiace.

Baca juga: Jalan Dieng via Bawang Ramai di Internet, Disebut Tol Kahyangan

Supri melanjutkan, Negeri Khayangan buka 24 jam. Wisatawan bisa datang untuk berkemah dan menikmati malam di sana.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Travel Update
Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com