Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Mercusuar di Masjid Luar Batang (1)

Kompas.com - 15/04/2009, 13:45 WIB

KOMPAS.com — Senin (13/4) pukul 16.00. Di sela riak laut, cahaya matahari seperti menebar butiran mutiara. Nurdin (50) mendorong perahu kecilnya dari tepian kampung nelayan di RW 4 Kampung Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut).
  
Perahu pun bergeser ke tengah, diombang-ambingkan angin sore. Di seberang, deretan kapal kayu bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa.
  
Cuaca cerah, menyenangkan. Tapi tidak buat Nurdin. Pekerjaannya mengantar wisatawan berkeliling kawasan Sunda Kelapa sampai Pulau Onrust, tidak lagi menyimpan banyak harapan seperti 15 tahun lalu.
  
Kala itu, dengan pekerjaan serupa, warga masih mampu menabung dan menyekolahkan anak-anak mereka hingga SMA. Tapi sekarang? “Pendapatan bersih saya sehari rata-rata hanya Rp 50.000,” ucapnya tak bersemangat. Kedua tangannya terus mendayung.

Tak jauh dari rumahnya, Suarto (53) duduk gelisah di depan tokonya, menunggu pembeli yang tak juga datang. Usaha kerajinan kerang yang ditekuni ibunya sejak tahun 70-an kini lesu. Padahal, tahun 80-an usaha tokonya di Jalan Pasar Ikan Kampung Luar Batang itu ramai pembeli. Kini, wisatawan yang datang ke sana jauh berkurang.
  
"Dulu, tempat pelelangan ikan di belakang deretan toko juga masih ramai. Ada beberapa warung ikan bakar di situ. Turis suka pada suasananya," tutur Sanang (62), pengojek sepeda yang mangkal di depan deretan toko.
  
Ia sudah 20 tahun mengojek di situ. Lima belas tahun lalu, para pengojek mendapat banyak pelanggan, terutama para pedagang pengecer ikan segar dan turis.

“Pendapatan kami tahun 80-an memang cuma Rp 15.000. Tetapi, sepiring nasi sayur dan telur kala itu cuma Rp 50. Sekarang, pendapatan kami sehari rata-rata Rp 30.000. Buat makan dan rokok, Rp 25.000," papar Sanang. Ia menjelaskan, setelah ada pelelangan ikan di Muara Baru dan Muara Angke, pelelangan ikan di Kampung Luar Batang sepi.

Belum banyak tergarap
  
Menurut mantan Lurah Penjaringan, Budi Santoso, 60 persen dari jumlah penduduk Penjaringan bekerja di sektor informal. Sisanya bekerja sebagai buruh di pabrik, pergudangan, pelabuhan, dan pelayan rumah toko.

Mereka yang bekerja di sektor informal, umumnya hidup di bawah garis kemiskinan. Padahal, di Penjaringan banyak peluang usaha wisata yang belum banyak tergarap.

Setidaknya ada lima lokasi yang bisa diintegrasikan menjadi bermacam paket wisata menarik. Kelima lokasi tersebut, Museum Bahari, Pasar Ikan, Gedung Galangan Kapal VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie), dan Masjid Keramat Luar Batang di Kelurahan Penjaringan, serta Pelabuhan Sunda Kelapa di Kelurahan Ancol.

Apa saja itu? Bersambung...

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

8 Penginapan di Ciwidey dengan Kolam Air Panas, Cocok untuk Relaksasi

8 Penginapan di Ciwidey dengan Kolam Air Panas, Cocok untuk Relaksasi

Hotel Story
Capaian Timnas U-23 di Piala Asia Bawa Dampak Pariwisata untuk Indonesia

Capaian Timnas U-23 di Piala Asia Bawa Dampak Pariwisata untuk Indonesia

Travel Update
Harga Tiket Masuk Taman Safari Prigen 2024 dan Cara Pesan via Online

Harga Tiket Masuk Taman Safari Prigen 2024 dan Cara Pesan via Online

Travel Tips
3 Promo BCA Australia Travel Fair 2024, Ada Cashback hingga Rp 2 Juta

3 Promo BCA Australia Travel Fair 2024, Ada Cashback hingga Rp 2 Juta

Travel Update
4 Promo Tiket Pesawat dan Tur BCA Australia Travel Fair, Rp 7 Juta ke Perth PP

4 Promo Tiket Pesawat dan Tur BCA Australia Travel Fair, Rp 7 Juta ke Perth PP

Travel Update
Hari Ini, BCA Australia Travel Fair 2024 Digelar di Gandaria City

Hari Ini, BCA Australia Travel Fair 2024 Digelar di Gandaria City

Travel Update
10 Tips Wisata Saat Cuaca Panas, Pakai Tabir Surya dan Bawa Topi

10 Tips Wisata Saat Cuaca Panas, Pakai Tabir Surya dan Bawa Topi

Travel Tips
5 Wisata di Palangka Raya, Ada Wisata Petik Buah

5 Wisata di Palangka Raya, Ada Wisata Petik Buah

Jalan Jalan
5 Tips ke Museum iMuseum IMERI FKUI di Jakarta, Reservasi Dulu

5 Tips ke Museum iMuseum IMERI FKUI di Jakarta, Reservasi Dulu

Travel Tips
Cara Menuju ke Bukit Tangkiling Kalimantan Tengah

Cara Menuju ke Bukit Tangkiling Kalimantan Tengah

Jalan Jalan
Bukit Tangkiling Palangka Raya untuk Pencinta Alam dan Petualangan

Bukit Tangkiling Palangka Raya untuk Pencinta Alam dan Petualangan

Jalan Jalan
Rute Menuju ke Jungwok Blue Ocean Gunungkidul, Yogyakarta

Rute Menuju ke Jungwok Blue Ocean Gunungkidul, Yogyakarta

Jalan Jalan
Segara Kerthi Diperkenalkan ke Delegasi World Water Forum di Bali, Apa Itu?

Segara Kerthi Diperkenalkan ke Delegasi World Water Forum di Bali, Apa Itu?

Travel Update
Sederet Aktivitas Seru di Jungwok Blue Ocean, Tak Hanya Bisa Foto

Sederet Aktivitas Seru di Jungwok Blue Ocean, Tak Hanya Bisa Foto

Jalan Jalan
Kering sejak Maret 2024, Waduk Rajui Jadi Spot Instagramable di Aceh

Kering sejak Maret 2024, Waduk Rajui Jadi Spot Instagramable di Aceh

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com