Minggu, 31 Agustus 2014

/ Travel

APWI 2010

Penghargaan Kemenbudpar untuk Media

Senin, 21 Februari 2011 | 20:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata memberikan penghargaan Anugerah Pesona Wisata Indonesia (APWI) 2010 kepada media cetak dan media elektronik. Acara tersebut diselenggarakan di Balairung Sapta Pesona Jakarta, Senin (21/2/2011). APWI 2010 merupakan ajang yang kedelapan dan diikuti media cetak, media radio, dan media televisi dari Jakarta ataupun daerah.

"Ada 156 judul artikel media cetak, 43 tayangan televisi, dan 7 siaran radio yang masuk dalam penilaian tim juri. Dari karya yang dinilai, tim juri menetapkan masing-masing lima judul nominasi dan dipilih terbaik pertama, kedua, dan ketiga dalam masing-masing kategori," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenbudpar I Gusti Ngurah Putra yang sekaligus Ketua Panitia APWI 2010.

Ajang ini menjadi apresiasi pemerintah terhadap media yang mempromosikan destinasi wisata di Indonesia. Tim juri APWI terdiri dari asosiasi pariwisata, industri pariwisata, kalangan akademisi dan pengamat pariwisata, dan Kemenbudpar. Tulisan dan tayangan yang dinilai adalah yang dipublikasikan pada periode November 2009 hingga Oktober 2010.

Dalam acara tersebut diumumkan pemenang terbaik satu sampai tiga dari kategori media cetak, radio, dan televisi. Dari kategori media cetak, pemenang pertama Bambang Sulistyo dari Majalah Gatra (Kisah Botol Ketemu Tutup), pemenang kedua Theo Ndu dari Jawa Pos (Tak Terusik Zaman), dan pemenang ketiga Arief Suharto dari Harian Koran Jakarta (Menikmati Karnaval Batik dan Kereta Uap di Solo).

Sementara kategori media elektronik radio, untuk pemenang pertama adalah Ariel Brown dan Stephani Pink dari Lite FM (Pasar Antik Triwindu). Pemenang kedua adalah Ir Nining Supratmanto dari RRI Jakarta (Kuburan Batu di Lemo, Toraja). Serta pemenang ketiga adalah Ariel Brown dan Stephanie Pink dari Lite FM (Taman Wisata Tawangmangu).

Dari kategori media elektronik televisi, pemenang pertama adalah Rahmat Yunianto dari Metro TV (Banda Neira Paradise Island). Sementara pemenang kedua Ninok Hariyani dari Dokumenter Antara (Nyanyian Harmoni dari Kampung Naga) dan pemenang ketiga Edy Prasetyo dari Metro TV (Laboratorium Bawah Laut di Jantung Karang Dunia). Penghargaan khusus diberikan kepada pemenang pertama Hani Sofia dari Kantor Berita Antara (Terpesona Surga Tatar Sunda di Bumi Pangalengan) dan pemenang kedua Stevani Elisabeth dari Sinar Harapan (Bertualang di Hutan Rahong).

Selain itu pemberian penghargaan khusus Lifetime Achievement untuk wartawan senior Daisy Hadmoko Soehoed. Sebagai ketua juri adalah Carla M Parengkuan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia. Anggota juri antara lain D Chitraria L, Elly N Hutabarat, Helmy Kodhyat, Sasa Djuarsa Sendjaja, Wahyu Indrasto, dan Turman Siagian.


Editor : I Made Asdhiana