Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lewat Pekan Pesona Budaya, Jambi Unjuk Gigi

Kompas.com - 26/11/2011, 22:55 WIB
Fabian Januarius Kuwado

Penulis

JAMBI, KOMPAS.com - Pekan kebudayaan merupakan acara yang kerap diselenggarakan suatu daerah untuk menarik wisatawan-wisatawan untuk datang dan mengenal kebudayaan daerah tersebut, berbagai konsep acara dibuat untuk membuat acara tersebut menjadi menarik. Tak terkecuali dengan Jambi.

Salah satu provinsi yang terletak di tengah pulau Sumatera ini tengah memoles diri untuk unjuk gigi dalam pentas pariwisata nasional dengan menggelar Pekan Pesona Budaya Jambi 2011.

Acara sepekan yang diisi oleh ragam tarian dari sembilan kabupaten dan dua kota tersebut menyedot perhatian masyarakat Jambi serta wisatawan baik domestik maupun lokal. Dengan mencampurkan kebudayaan tradisional dipadu dengan kebudayaan modern, acara yang diselenggarakan tiap tahun ini menjadi pemicu bagi perkembangan pariwisata Kota Jambi yang tengah berbenah diri.

Dengan mengandalkan konsep Candi Muaro Jambi sebagai latar belakang, acara tersebut sukses dan sesuai dengan target yang ditentukan. Malahan menurut Wakil Gubernur Provinsi Jambi H. Fachrory Umar, masyarakat banyak yang mengadu kepadanya, kenapa festival semacam ini hanya diselenggarakan seminggu, tidak sebulan. Hal tersebut dirasa Umar menjadi indikator kebangkitan pariwisata Jambi berbasis kerakyatan.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi, Didy Wuryanto mengatakan bahwa pihaknya gembira karena acara tersebut merupakan kontribusi dari seluruh elemen masyarakat, tidak seperti tahun lalu yang hanya dikoordinasikan oleh pihak kabupaten.

Bujang Gadis Jambi Jadi Duta Pariwisata

Untuk memperkenalkan apa saja potensi alam dan budaya yang dimiliki oleh Jambi, tentunya perlu kerjasama seluruh pihak dengan kebijakan yang strategis, salah satunya adalah dengan duta pariwisata. Dalam acara puncak Pekan Pesona Budaya Jambi, pemilihan Bujang-Gadis sebagai duta pariwisata menjadi acara puncaknya. Diharapkan dengan partisipasi kaum muda dapat lebih memperkenalkan Jambi ke dunia luar.

Sebanyak 73 finalis perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota bertarung dalam ajang tersebut. Asih Verawati dan Andharu Primayudha Infantri menjadi pasangan Bujang-Gadis yang terpilih dalam malam puncak tersebut. Disambut tepuk tangan dan riuhnya warga Jambi yang menonton, pasangan tersebut terlihat gembira ketika diberikan selendang penghargaan oleh Gubernur Jambi.

Pasangan Bujang-Gadis Jambi 2011 tersebut mengaku gembira memiliki tanggung jawab yang besar sebagai duta pariwisata Kota Jambi. Pasangan tersebut telah membuat program dalam waktu dekat, yaitu ingin membuat program radio berisi segala informasi pariwisata tentang Jambi yang terkenal dengan wisata alam dan sejarahnya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pencabutan Status Bandara Internasional Tidak Pengaruhi Kunjungan Turis Asing

Pencabutan Status Bandara Internasional Tidak Pengaruhi Kunjungan Turis Asing

Travel Update
Bagaimana Cara agar Tetap Dingin Selama Heatwave

Bagaimana Cara agar Tetap Dingin Selama Heatwave

Travel Tips
Gedung Pakuan di Bandung: Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Gedung Pakuan di Bandung: Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Travel Update
Jogging with View di Waduk Tandon Wonogiri yang Berlatar Perbukitan

Jogging with View di Waduk Tandon Wonogiri yang Berlatar Perbukitan

Jalan Jalan
7 Tips Berkemah di Pantai agar Tidak Kepanasan, Jangan Pakai Tenda di Gunung

7 Tips Berkemah di Pantai agar Tidak Kepanasan, Jangan Pakai Tenda di Gunung

Travel Tips
Berlibur ke Bangkok, Pilih Musim Terbaik untuk Perjalanan Anda

Berlibur ke Bangkok, Pilih Musim Terbaik untuk Perjalanan Anda

Travel Tips
Cuaca Panas Ekstrem, Thailand Siapkan Wisata Pagi dan Malam

Cuaca Panas Ekstrem, Thailand Siapkan Wisata Pagi dan Malam

Travel Update
Pantai Kembar Terpadu di Kebumen, Tempat Wisata Edukasi Konservasi Penyu Tanpa Biaya Masuk

Pantai Kembar Terpadu di Kebumen, Tempat Wisata Edukasi Konservasi Penyu Tanpa Biaya Masuk

Travel Update
Siaga Suhu Panas, Petugas Patroli di Pantai Bangka Belitung

Siaga Suhu Panas, Petugas Patroli di Pantai Bangka Belitung

Travel Update
Cara ke Museum Batik Indonesia Naik Transjakarta dan LRT

Cara ke Museum Batik Indonesia Naik Transjakarta dan LRT

Travel Tips
Layanan Shower and Locker Dekat Malioboro, Personelnya Bakal Ditambah Saat 'Long Weekend'

Layanan Shower and Locker Dekat Malioboro, Personelnya Bakal Ditambah Saat "Long Weekend"

Travel Update
Museum Batik Indonesia: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk 2024

Museum Batik Indonesia: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk 2024

Hotel Story
3 Destinasi Wisata Unggulan Arab Saudi, Kunjungi Museum Bersejarah

3 Destinasi Wisata Unggulan Arab Saudi, Kunjungi Museum Bersejarah

Travel Tips
Mengenal Subak Jatiluwih yang Akan Dikunjungi Delegasi World Water Forum 

Mengenal Subak Jatiluwih yang Akan Dikunjungi Delegasi World Water Forum 

Jalan Jalan
Area Baduy Dalam Buka Lagi untuk Wisatawan Setalah Perayaan Kawalu 

Area Baduy Dalam Buka Lagi untuk Wisatawan Setalah Perayaan Kawalu 

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com