Sabtu, 29 November 2014

News / Megapolitan

Tahun Ini, Tidak Ada Puncak Arus Mudik

Sabtu, 18 Agustus 2012 | 15:42 WIB

Berita Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan bahwa tidak ada puncak arus mudik pada tahun ini lantaran semua kelas kereta api menghapuskan sistem penambahan penumpang atau penumpang berdiri. Dengan demikian, jumlah pemudik per hari tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Mateta Rijalulhaq, Senior Manajer Humas PT KAI Daop I, mengatakan bahwa jumlah pemudik dari hari ke hari cenderung stabil. Selain karena penerapan sistem baru, para penumpang juga mampu memilih waktu yang tepat tanpa mengejar Lebaran itu sendiri.

"Jadi biasanya kan melonjak saat dekat dengan hari Lebaran. Sekarang trennya beda. Setelah Lebaran juga masih banyak yang bertolak dari Jakarta," kata Mateta di Stasiun Senen, Jakarta, Jumat (17/8/2012).

Berdasarkan data dari PT KAI, jumlah total pemudik untuk wilayah Daop I yang meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Serang berjumlah 148.296 pemudik, terhitung dari H-10 hingga H-3. Sementara itu, khusus untuk Stasiun Senen saja, PT KAI mencatat ada 89.767 pemudik dengan angkutan kereta api sejak H-10 hingga H-3.

Jumlah untuk Stasiun Gambir jauh lebih sedikit, yaitu 17.211 pemudik sejak H-10 hingga H-3 karena hanya melayani penumpang kelas eksekutif dan sebagian kelas bisnis. "Jumlahnya selalu stabil. Jadi, tidak bisa disebut puncak arus mudik, tetapi lebih tepat disebut kapasitas maksimal angkutan," kata Mateta.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Riana Afifah
Editor : I Made Asdhiana