Kamis, 23 Oktober 2014

News / Travel

Wisatawan Ikut Lomba Memancing di Teluk Jailolo

Rabu, 15 Mei 2013 | 13:39 WIB

TERNATE, KOMPAS.com - Sejumlah wisatawan dari dalam dan luar negeri akan meramaikan lomba memancing di Teluk Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara (Malut) yang digelar pemda setempat dalam rangkaian Festival Teluk Jailolo 2013.

"Saya dan teman dari Singapura akan ikut lomba memancing tersebut, tapi tujuannya bukan untuk mengejar hadiahnya, melainkan ingin menikmati sensasi mememancing di Teluk Jailolo," kata Sudarso, wisatawan asal Jakarta, di Ternate, Rabu (15/5/2013).

Wisatawan yang mengaku bersama sejumlah rekannya datang ke Malut untuk menghadiri Festival Teluk Jailolo itu telah menyewa perahu milik nelayan di Halbar untuk digunakan mengikuti lomba memancing tanggal 16 Mei 2013.

Menurut Sudarso, memancing merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan, terutama jika dilakukan di perairan laut masih bebas dari polusi limbah, seperti di Perairan Teluk Jailolo yang akan menjadi lokasi memancing tersebut.

Apalagi Perairan Teluk Jailolo itu juga menawarkan pemandangan yang sangat menawan, seperti Pulau Ternate dengan pucak Gunung Gamalama yang mengeluarkan asap vulkanik dan Gunung Tidore yang pernah diabadikan dalam uang kertas seribu rupiah.

Sementara itu, Kepala Kantor Pemuda Olahraga dan Pariwisata Halbar, Fenny Kiat, mengatakan lomba memancing tersebut menyediakan hadiah Rp 10 juta untuk juara pertama, Rp 7 juta untuk juara kedua dan Rp 5 juta untuk juara ketiga.

Penentuan juara dalam lomba memancing tersebut didasarkan pada berat ikan yang berhasil diperoleh setiap peserta lomba memancing. Sedangkan persyaratannya adalah menggunakan perahu motor tradisional dengan jumlah peserta dua orang setiap perahu.

"Lomba lainnya yang juga akan digelar dalam rangkaian Festival Teluk Jailolo adalah lomba renang dan lomba dayung tradisional, yang pesertanya juga terbuka untuk umum baik dari wilayah Halbar maupun luar Malut," katanya.

Festival Teluk Jailolo yang puncaknya akan digelar tanggal 18-21 Mei 2013 akan dimeriahkan pula dengan berbagai atraksi budaya dan kesenian tradisional, parade gerobak sapi serta ekspedisi burung bidadari.


Editor : I Made Asdhiana
Sumber: