Makanan yang Wajib Anda Coba Saat Berburu Kuliner di Semawis Semarang - Kompas.com

Makanan yang Wajib Anda Coba Saat Berburu Kuliner di Semawis Semarang

Muhammad Irzal Adiakurnia
Kompas.com - 19/06/2017, 15:03 WIB
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Penjual seafood-seafood segar kerap dijumpai di Pasar Semawis.

SEMARANG, KOMPAS.com - Berburu kuliner malam saat mudik di Semarang, Anda perlu mengunjungi Pasar Semawis atau yang biasa disebut dengan Pecinan Semarang.

Bazar kuliner di akhir pekan ini menyuguhkan banyak sekali ragam kuliner mulai tradisional, khas Semarang, kuliner langka, sampai kuliner kekinian.

KompasTravel bersama tim Merapah Trans Jawa, sempat memilih ragam kuliner sesaat setelah memantau arus mudik lebaran 2017.

Ratusan pedagang berjajar sepanjang satu kilometer di Jalan Semawis, mula pukul 17.00-22.00. Agar Anda tidak bingung, berikut pilihan kuliner jika Anda berkunjung ke Pasar Semawis Pecinan Semarang.

1.  Aneka Seafood

Di sepanjang jalan ini Anda bisa menemukan beberapa penjual seafood. Mereka menjual hasil laut tersebut dalam keadaan segar yang baru dibumbui dan dibakar ketika pembeli datang.

(BACA: Nikmatnya Tahu Gimbal khas Semarang)

Ragam pilihannya seperti cumi, udang, aneka ikan, kerang, hingga olahan seperti bakso ikan. Makanan mentah tersebut dibalut aneka bumbu rempah, seperti rica-rica, saos tiram, asam pedas, dan yang lainnya. Harganya mulai Rp 15.000 untuk seporsi kerang.

KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Es hawa, salah satu camilan klasik yang ada di Pecinan, Semarang, Jumat (16/6/2017). Terbuat dari kelapa dan santannya, yang dibekukan dengan cara digoyang dan direndam dalam es batu.
2. Es hawa yang Kian Langka

Salah satu hidangan unik yang akan membuat Anda kembali ke masa lalu ialah Es Hawa khas Pekalongan ini. Menurut penjualnya, di Pekalongan pun es ini kian langka, jarang keturunannya yang mau diwariskan.

Cita rasa es ini manis gurih karena terbuat dari kelapa, dan bubuk cokelat. Anda bisa melihat proses pembuatannya yang terbilang unik saat membeli. Satu es hawa ini hanya Rp 2.000 - Rp 2.500.

KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Jamu Jun khas Demak yang legendaris, dan kian langka. Jamu berwujud bubur ini ditemui di Pasar Malam Semawis (pecinan) Semarang, Jumat (16/6/2017).
3.   Jamu Jun, Bubur Hangat Kaya Rempah

Mungkin bagi Anda yang tak suka jamu akan cenderung menghindari kuliner ini. Namun yang ini tak sekadar jamu. Kuliner ini berwujud krim seperti bubur, dengan bola-bola kenyal di dalamnya.

Lebih dari 40 rempah terkandung di dalamnya yang dapat membuat badan anda hangat. Dengan topping tradisional yaitu santan kental dan merica. Jamu Jun khas Demak ini dijual mulai Rp 6.000.

KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Soto pa Bambang, yang jenis sotonya merupakan Soto Semarang. Ia sudah bejualan selama 20 tahun di kawasan pecinan, Semarang, sampai Jumat, (16/6/2017).
4.    Soto Ayam Pak Bambang

Bagi yang ingin merasakan soto khas Semarang yang segar, salah satu soto di sini bisa menjadi pilihan Anda. Pasalnya soto in telah eksis sebelum pasar malam Semawis ini ada, tepatnya sejak tahun 1990-an.

Kuahnya yang bening kental menjadi ciri khas soto semarang yang lezat. Satu porsi soto Rp 8.000. Anda bisa menyantapnya bersama sate kerang, perkedel, tempe kering, sate ayam, dan yang lainnya.

KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Esdurian jadi salaj satu hidangan yang disukai orang saat berkunjung ke Pecinan Semarang.
5.    Es Teler Durian

Bagi penggemar si raja buah, tentunya ini juga pilhan yang tepat. Es durian di sini bercampur dengan topping agar-agar lain, tetapi duriannya tetap dalam keadaan utuh tanpa digiling.

Satu porsi kenikmatan es teler durian seharga Rp 25.000. Anda bisa menikmatinya di sini maupun dibawa pulang.

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Pisang plenet pak Tuko yang tersembunyi di kawasan Pasar Malam Semawis, Pecinan, Semarang.
6.    Pisang Plenet

Satu lagi yang khas dari Semarang ialah pisang planet. Kuliner berbahan dasar pisang ini akan dipipihkan, dioles margarin dan aneka topping sambil dibakar. Terbayang kan kelezatannya?

Penjual pisang planet di sini ada yang sudah legendaris karena berjualan sejak 1960. Satu porsinya terdapat empat lapis pisang, seharga Rp 10.000.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisMuhammad Irzal Adiakurnia
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Terkini Lainnya

Asyiknya Membuat Noken di Pulau Sauwandarek Raja Ampat

Asyiknya Membuat Noken di Pulau Sauwandarek Raja Ampat

Travel Story
Mengunjungi Hutan Purba di Dasar Goa Jomblang

Mengunjungi Hutan Purba di Dasar Goa Jomblang

Travel Story
Sama-Sama Dingin, Apa Beda Daging Sapi Impor Beku dan Sejuk?

Sama-Sama Dingin, Apa Beda Daging Sapi Impor Beku dan Sejuk?

Food Story
Selain Alam, Kini Raja Ampat Kembangkan Wisata Olahraga

Selain Alam, Kini Raja Ampat Kembangkan Wisata Olahraga

News
'Marble' pada Daging Sapi, Apakah Itu?

"Marble" pada Daging Sapi, Apakah Itu?

Food Story
Layanan Antar Jemput Bagasi di Bandara, Seperti Apa?

Layanan Antar Jemput Bagasi di Bandara, Seperti Apa?

News
Festival Terbesar di Raja Ampat Kembali Digelar

Festival Terbesar di Raja Ampat Kembali Digelar

News
PT Angkasa Pura I Sediakan Layanan Antar Jemput Bagasi

PT Angkasa Pura I Sediakan Layanan Antar Jemput Bagasi

News
Ketika Djarot Ingin Lihat Komodo

Ketika Djarot Ingin Lihat Komodo

News
Pelancong, Kyoto, dan Kimono...

Pelancong, Kyoto, dan Kimono...

Travel Story
Lewat Karnaval, Tasikmalaya Siap Menuju Destinasi Industri Kreatif

Lewat Karnaval, Tasikmalaya Siap Menuju Destinasi Industri Kreatif

News
Numpang Sarapan di Atas Jukung Pasar Apung

Numpang Sarapan di Atas Jukung Pasar Apung

Travel Story
Tuturangiana Andala, Tradisi Sedekah Laut Masyarakat Pulau Makasar

Tuturangiana Andala, Tradisi Sedekah Laut Masyarakat Pulau Makasar

Travel Story
Prefektur Gunma, dari 'Onsen' sampai Museum Mainan

Prefektur Gunma, dari "Onsen" sampai Museum Mainan

Jepang Terkini
Venesia Belum Tenggelam...

Venesia Belum Tenggelam...

Travel Story

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM