Perhatikan Tips Ini Sebelum Beli Cokelat untuk Oleh-oleh - Kompas.com

Perhatikan Tips Ini Sebelum Beli Cokelat untuk Oleh-oleh

Kompas.com - 23/01/2018, 21:15 WIB
Ilustrasi cokelatPicLeidenschaft Ilustrasi cokelat

KARANGASEM, KOMPAS.com - Cokelat menjadi buah tangan lumrah yang dibawa dari luar negeri. Belakangan tren oleh-oleh cokelat juga merebak di kota-kota wisata Indonesia.

Cokelat memang jitu sebagai oleh-oleh sebab rata-rata orang gemar menyantap camilan manis yang berasal dari biji kakao ini. Namun, membawa cokelat untuk oleh-oleh terbilang riskan. Butuh cara yang tepat agar bentuk dan rasa cokekat tidak berubah.

"Untuk menyimpan cokelat itu, yang paling penting tidak kena air dan sinar matahari langsung," kata karyawan di bagian produksi Sorga Chocolate, Karangasem, Bali, Wayan, Senin (22/1/2018).

(Baca juga : Cokelat Tiga Rasa yang Cocok untuk Milenial)

Cokelat yang terbuat dari biji kakao organik dan berkualitas baik, menurut Wayan umumnya memiliki ketahanan yang panjang. Bisa bertahan 1,5 sampai tiga tahun tanpa pengawet, asalkan disimpan dengan baik.

"Kalau bawa atau menyimpan cokelat yang penting di tempat sejuk. Suhu 21-24 derajat (celcius)," jelas Wayan.

Jika belanja oleh oleh di tempat wisata, ia menyarankan untuk menitip cokelat di lemari pendingin hotel.

(Baca juga : Membuat Kreasi Cokelat, Ini Tips Mengolah Cokelat bagi Pemula)

Hal yang perlu diperhatikan sebelum menempatkan cokelat di lemari pendingin adalah membungkus dengan plastik. Lemari pendingin yang berembun, dapat merusak cokelat.

Sementara, untuk mengetahui cokelat yang sudah tidak layak konsumsi, menurut Wayan dapat dilihat dari bentuknya.

"Kalau warna cokelatnya putih, kering, dan teksturnya rapuh itu bisa jadi sudah rusak," jelas Wayan.


EditorWahyu Adityo Prodjo
Komentar

Close Ads X