Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nyam, Keong Sawah Danau Tondano

Kompas.com - 27/01/2012, 11:08 WIB
Ni Luh Made Pertiwi F

Penulis

KOMPAS.com — Orang Sunda menyebutnya tutut. Sementara orang Bali menamainya kakul. Nah, orang Minahasa mengenalnya sebagai renga. Apa pun sebutannya, di beberapa daerah di Indonesia ternyata keong sawah dapat diolah menjadi hidangan nikmat.

Di Tondano, Sulawesi Utara, tepatnya jalan menuju daerah Danau Tondano, Anda bisa menikmati hidangan keong sawah. Wisata kuliner yang satu ini jangan sampai Anda lewatkan bila berkesempatan datang ke Danau Tondano. Sebab, renga rica adalah kuliner khas daerah tersebut.

Dari Manado, Anda harus melewati Jalan Boulevard untuk menuju daerah Tondano. Lalu masuk ke jalan kecil untuk mengarah ke Danau Tondano. Nah di sepanjang jalan inilah terdapat warung-warung pinggir jalan yang menjual renga rica.

”Dulu warung-warung ini ada di Jalan Boulevard. Karena dianggap merusak pemandangan, tahun 1990-an dipindah ke jalan ini,” tutur Bobby Kaunang, pemilik salah satu warung yang ada di jalan tersebut.

Sebenarnya ada dua jenis keong sawah, yaitu renga atau keong sawah berukuran kecil dan kolombi atau keong sawah berukuran besar. Renga diberi bumbu dengan dominan penggunaan garam, kemudian ditusuk-tusuk ke tusuk sate. Lalu renga dibakar layaknya sate.

Baru kemudian dicampur rica dabu-dabu atau sambal khas Minahasa yang terdiri dari tomat segar dan bawang merah dipotong kasar lalu disiram lemon cui. Bila Anda tidak kuat dengan pedas, mintalah agar renga dan sambal dabu-dabu dihidangkan terpisah. Sebab, pedasnya rica sangat menyengat lidah. Renga yang digigit terasa kenyal. Rasanya cenderung polos, sangat cocok dengan sambal yang pedas dan segar.

Selain renga, Anda harus mencoba ikan mujair bakar dan ikan cakalang. Ikan cakalang merupakan kuliner khas Sulawesi Utara. Harganya sangat mahal jika sudah sampai di Pulau Jawa dan merupakan kualitas ekspor yang dikirim sampai ke Jepang. Oleh karena itu, puaskan diri Anda dengan menikmati fufu cakalang.

Fufu cakalang adalah ikan cakalang yang diasap. Ikan mujair juga harus Anda pesan, karena berasal dari Danau Tondano. Ikan mujair begitu segar dan sama sekali tidak berbau amis. Tak perlu heran, ikan mujair di daerah ini mendapatkan sirkulasi udara yang baik, berbeda dengan ikan mujair yang diternakkan di tambak tertutup.  

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

5 Wisata Alam di Purwokerto, Terdapat Kolam Alami di Tengah Hutan

5 Wisata Alam di Purwokerto, Terdapat Kolam Alami di Tengah Hutan

Jalan Jalan
5 Hotel Sekitar Dago Bakery Punclut Bandung, mulai Rp 190.000

5 Hotel Sekitar Dago Bakery Punclut Bandung, mulai Rp 190.000

Hotel Story
Makoya Pandaan: Daya Tarik, Tiket Masuk, dan Jam Buka

Makoya Pandaan: Daya Tarik, Tiket Masuk, dan Jam Buka

Jalan Jalan
5 Peralatan yang Harus Dibawa Saat Camping di Pantai

5 Peralatan yang Harus Dibawa Saat Camping di Pantai

Travel Tips
Kemendikbudristek Luncurkan Indonesian Heritage Agency, Kelola Museum dan Cagar Budaya

Kemendikbudristek Luncurkan Indonesian Heritage Agency, Kelola Museum dan Cagar Budaya

Travel Update
6 Tips Aman untuk Anak Saat Bermain di Pantai

6 Tips Aman untuk Anak Saat Bermain di Pantai

Travel Tips
Ketentuan Bhikku Saat Thudong, Boleh Makan Sebelum Pukul 12 Siang

Ketentuan Bhikku Saat Thudong, Boleh Makan Sebelum Pukul 12 Siang

Hotel Story
Memaknai Tradisi Thudong, Lebih dari Sekadar Jalan Kaki

Memaknai Tradisi Thudong, Lebih dari Sekadar Jalan Kaki

Hotel Story
Pameran Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai 30 Mei

Pameran Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai 30 Mei

Travel Update
10 Museum di Solo untuk Libur Sekolah, Ada Museum Radya Pustaka

10 Museum di Solo untuk Libur Sekolah, Ada Museum Radya Pustaka

Jalan Jalan
Tarif Kereta Api Rute Jakarta-Yogyakarta Mei 2024, mulai Rp 260.000

Tarif Kereta Api Rute Jakarta-Yogyakarta Mei 2024, mulai Rp 260.000

Travel Update
Harga Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta PP Mei 2024, mulai Rp 850.000

Harga Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta PP Mei 2024, mulai Rp 850.000

Travel Update
Turis Asing Diduga Bikin Sekte Sesat di Bali, Sandiaga: Sedang Ditelusuri

Turis Asing Diduga Bikin Sekte Sesat di Bali, Sandiaga: Sedang Ditelusuri

Travel Update
Ada Pembangunan Eskalator di Stasiun Pasar Senen, Penumpang Bisa Berangkat dari Stasiun Jatinegara

Ada Pembangunan Eskalator di Stasiun Pasar Senen, Penumpang Bisa Berangkat dari Stasiun Jatinegara

Travel Update
Hotel Ibis Styles Serpong BSD CIty Resmi Dibuka di Tangerang

Hotel Ibis Styles Serpong BSD CIty Resmi Dibuka di Tangerang

Hotel Story
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com