Salin Artikel

Sering Pesan Tiket Travel Mepet? Coba Gunakan Trik Ini...

KOMPAS.com – Dengan langkah tergesa-gesa, Doni (30) berjalan menyusuri lorong kantornya yang terletak di bilangan Kemang, Jakarta Selatan.

Sambil menenteng laptop dan beberapa berkas, dia memasuki sebuah ruangan untuk meeting bersama kliennya. Meeting tersebut menjadi rapat kedua Doni hari ini.

Sebagai event planner, hari-hari padat meeting dan pekerjaan seperti itu memang sudah biasa dihadapi, terutama menjelang dimulainya event yang dia kerjakan.

Jam sudah menunjukkan pukul tiga sore ketika meeting tersebut usai. Setelah mengantarkan kliennya pergi, pria berkacamata itu kembali ke mejanya untuk beristirahat sejenak.

Meskipun tampak lelah, senyum selalu menghiasi wajahnya hari itu. Mumpung sudah Jumat, Doni berencana pulang ke Bandung bertemu istri dan anaknya.

Maklum saja, demi mengejar karier, Doni pun memilih bekerja di Ibu Kota. Sementara itu, keluarganya memilih tetap tinggal di Bandung.

Membayangkan senyum dan tawa anak semata wayangnya saja sudah bisa membuat Doni melupakan rasa lelahnya hari itu. Dia pun sudah mengatur rencana untuk pulang kantor tepat waktu dan segera menuju pool travel.

Namun, bayangan Doni untuk menghabiskan hari liburnya dengan sang buah hati tampaknya harus ditunda. Sebab, manajernya tiba-tiba menugaskan dia untuk mengikuti meeting dengan klien, yang akan dimulai satu jam kemudian.

Rencana pulang ke Bandung yang sudah didambakannya sejak satu minggu lalu terancam gagal. Kebahagiaan itu sekejap berganti jadi rasa sedih dan kecewa.

Walau begitu, Doni sebaiknya segera mengatasi emosi negatif yang dirasakan. Pasalnya, bila emosi tersebut dibiarkan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti gangguan kesehatan atau bahkan stres.

Waktu terbatas

Ya, kesibukan yang dialami Doni sejatinya merupakan gambaran lazim para pekerja metropolitan. Meeting sepanjang hari, ada tugas dadakan, belum lagi mesti mengerjakan tugas rutin.

Kondisi itu menyebabkan waktu untuk diri sendiri maupun keluarga menjadi hal cukup langka. Mencuri momentum balik ke kota asal, seperti yang diharapkan Doni, pun sering kali sulit dilakukan.

Mau pulang, namun keburu mepet ke pool travel. Ketika tiba di pool pun, belum pasti mendapatkan tiket yang diinginkan.

Nah, namun tenang saja, semua itu niscaya dapat teratasi dengan hadirnya fleksibilitas lebih dalam pemesanan tiket travel.

Penyedia layanan pemesanan tiket travel online, Traveloka, baru saja meluncurkan fitur Last Minute Booking.

Fitur terbaru layanan Bus & Travel Traveloka yang telah tersedia di sejumlah PO Jabodetabek dan Bandung itu memungkinkan pengguna memesan tiket travel hingga 30 menit sebelum waktu keberangkatan.

Dengan begitu, rasa cemas gagal pergi atau pulang kampung seperti dialami Doni pun bisa diatasi.

Tak perlu lagi pusing kehabisan tiket saat mepet memesan tiket travel. Waktu hingga 30 menit pun bisa dimanfaatkan untuk hal produktif lain, seperti meeting atau bertemu klien. Asyik, bukan?

https://travel.kompas.com/read/2020/03/12/093400127/sering-pesan-tiket-travel-mepet-coba-gunakan-trik-ini-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Pullman Ciawi Vimala Hills Beri Promo Menginap dan Menu Spesial Imlek

Travel Promo
Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Perlukah Penutup Telinga Saat Bayi Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dokter

Travel Tips
Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Bos Maskapai AS Ingatkan Jaringan 5G Bisa Timbulkan Malapetaka

Travel Update
Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Pramugari Lebih Pilih Layani Penumpang di Kelas Ekonomi, Ini Alasannya

Travel Update
Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Wajib Tahu, 8 Cara Aman Mengemas Makeup Saat Liburan

Travel Tips
Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Sejarah Angpau, Tradisi Memberi Koin untuk Usir Roh Jahat

Travel Update
Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Asal-usul Imlek dan Tujuan Perayaannya, Penting Diketahui

Travel Update
Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Sejarah Perayaan Imlek di Indonesia, Dulu Sempat Dilarang

Travel Update
Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Penonton MotoGP Mandalika Jadi 100.000 Orang, Akomodasi Masih Kurang

Travel Promo
7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Skema Bebas Karantina Thailand Akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Travel Update
3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

Jalan Jalan
Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Wings Air Akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Travel Update
Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Travel Update
22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

Travel Update
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.