Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Pendakian Gunung Rinjani Disarankan Hanya pada Siang Hari

KOMPAS.com – Mendaki merupakan salah satu kegiatan wisata minat khusus mereka yang ingin menyatu dengan alam.

Selain merupakan bagian dari wisata minat khusus, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady mengatakan bahwa naik gunung adalah kegiatan wisata berisiko tinggi.

Guna menhindari kendala yang mungkin akan terjadi selama pendakian, banyak pendaki melakukan pendakian Gunung Rinjani siang hari.

“Pendakian malam biasanya tidak disarankan. Menurut informasi yang didapat, kalau ke puncak, para pendaki menghindari malam hari,” ujarnya kepada Kompas.com, Senin (4/1/2021).

Menurut Dedy, kondisi pendakian di malam hari sekitar pukul 02.00 atau 03.00 WITA hanya dilakukan dari Plawangan menuju puncak.

Adapun, pendakian dilakukan pada pagi buta agar para pendaki tidak melewatkan pemandangan matahari terbit yang dapat disaksikan dari gunung berketinggian 3.726 meter dari permukaan laut (mdpl) tersebut.

“Tapi kalau pendakian dari bawah sampai Pelawangan, malam hari dhindari karena kondisi jalur pendakian kita itu tipis, ada jurang di kiri dan kanan,” jelas Dedy.

Untuk menghindari risiko tergelincir karena salah melihat jalur yang dilewati lantaran penerangan tidak memadai, pendakian di malam hari pun tidak disarankan.

“Semua harus berpikir aman, ini kan tempat-tempat yang ekstrim. Tingkat risikonya tinggi untuk pendakian (malam),” pungkasnya.

Jika ingin mendaki Gunung Rinjani, calon pendaki harus menunggu hingga 31 Maret 2021 karena sejak Jumat (1/1/2021) pihak TNGR menutup wisata pendakian.

Adapun, penutupan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan pemulihan ekosistem kawasan TNGR.

Kendati demikian, Dedy mengatakan bahwa tanggal tersebut tentatif tergantung hasil pantauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) apakah pendakian sudah bisa dilanjutkan pada 31 Maret 2021 atau tidak.

“Kita koordinasi terus sama BMKG. Tapi untuk saat ini penutupan masih sampai 31 Maret,” ucap Dedy.

https://travel.kompas.com/read/2021/01/04/190700727/pendakian-gunung-rinjani-disarankan-hanya-pada-siang-hari

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+