Salin Artikel

Pendakian Gunung Semeru Buka Lagi 24 Mei 2021, Ini Syaratnya

KOMPAS.com – Para pendaki yang ingin menyambangi Semeru sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa, mereka sudah bisa melakukannya lagi mulai Senin (24/5/2021).

Menurut info yang Kompas.com dapat dari akun Instagram resmi @bbtnbromotenggersemeru, Minggu (23/5/2021), pendakian Gunung Semeru buka lagi pada Senin, 24 Mei 2021.

Namun, pembukaan itu bukan berarti pendaki bisa leluasa mendaki seperti sebelum pandemi Covid-19.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah menetapkan syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi pendaki.

Syarat dan ketentuan pendakian Gunung Semeru mulai 24 Mei 2021

Sebelum memutuskan untuk berangkat mendaki Gunung Semeru, simak terlebih dahulu syarat dan ketentuannya berikut ini:

1. Pendakian hanya dapat dilaksanakan dalam bentuk kelompok kecil dengan jumlah pendaki antara 4-7 orang.

2. Usia pendaki yang diizinkan adalah 10-60 tahun.

3. Calon pendaki diharapkan berada di Ranupani minimal tiga jam sebelum keberangkatan.

4. Penggantian anggota maksimal satu kali dengan Batasan waktu dua hari (H-2) sebelum keberangkatan.

5. Penggantian tidak untuk ketua kelompok.

6. Anggota kelompok yang diganti maksimal 50 persen dari keseluruhan jumlah anggota. Penggantian hanya dapat dilakukan melalui sistem booking online Semeru.

7. Waktu check in pukul 08.00-14.00 WIB dan waktu pemberangkatan maksimal 15.00 WIB.

8. Waktu check out pukul 08.00-16.00 WIB di kantor Resor Ranupani.

Dokumen untuk mendapat izin mendaki Gunung Semeru

Saat sudah melakukan booking online dan bersiap mendaki Gunung Semeru, maka calon pendaki harus membawa dokumen berikut ini untuk mendapat izin mendaki Gunung Semeru:

1. Bukti cetak pendaftaran, surat pernyataan, serta daftar perlengkapan dan perbekalan.

2. Fotokopi indentitas yang masih berlaku untuk seluruh pendaki dan identitas asli ketua diserahkan kepada petugas selama pendakian.

3. Pendaki di bawah usia 17 tahun wajib menyerahkan identitas diri dan surat izin orangtua atau wali yang ditandatangani di atas materai senilai Rp 10.000, fotokopi KTP orangtua/wali, kartu keluarga, dan akta kelahiran.

4. Surat keterangan sehat asli, termasuk bebas dari ISPA, bertanda tangan dan berstempel basah dari fasilitas pelayanan Kesehatan yang berlaku paling lama tiga hari sebelum hari pendakian.

Itulah syarat, ketentuan, dan persyaratan dokumen yang harus dipatuhi pendaki Gunung Semeru yang kembali buka mulai Senin (24/5/2021).

Sebelum mendaki, para calon pendaki juga harus terlebih dahulu mengikuti briefing pendakian dan mematuhi protokol Kesehatan.

Adapun, kuota pendakian Gunung Semeru juga dibatasi 50 persen dari kapasitas maksimal atau 300 orang.

Jumlah kuota pendakian yang tersisa dapat dicek di situs resmi booking online Gunung Semeru di https://bookingsemeru.bromotenggersemeru.org/.

https://travel.kompas.com/read/2021/05/23/190700727/pendakian-gunung-semeru-buka-lagi-24-mei-2021-ini-syaratnya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.