Salin Artikel

6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Mataram, Ada Kendi Maling

KOMPAS.com - Saat berwisata ke suatu daerah, mungkin terdapat keinginan untuk membeli hasil kerajinan khas daerah tersebut sebagai kenang-kenangan.

Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat, misalnya, memiliki kerajinan yang khas. Wisatawan dapat memilih mulai dari mutiara hingga mainan tradisional.

Berikut Kompas.com rangkum rekomendasi enam kerajinan khas Kota Mataram yang bisa dijadikan buah tangan:

Anyaman ketak adalah kerajinan anyaman yang terbuat dari tanaman liar bernama ketak.

Bentuk anyaman yang dihasilkan beragam, mulai dari tatakan gelas, tas, tempat perhiasan, aneka pajangan, hingga gentong.

Anyaman ketak dapat ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh atau pasar seni di Mataram, salah satunya Pasar Seni Sayang-Sayang yang beradai di Kecamatan Cakranegara, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Selain anyaman ketak, pasar seni ini juga menjual berbagai jenis kerajinan tangan lainnya.

Lombok, Nusa Tenggara Barat, adalah salah satu daerah penghasil mutiara di Indonesia. 

Mutiara Lombok dapat dijadikan oleh-oleh lantaran butirannya besar dan kilauannya indah. 

Apabila tertarik membeli mutiara Lombok di Kota Mataram, wisatawan bisa mengunjungi Kecamatan Sekarbela.

Penduduk daerah tersebut dikenal sebagai perajin emas dan mutiara.

3. Kerajinan cukli

Pencinta kerajinan unik bisa membeli kerajinan cukli sebagai oleh-oleh.

Kerajinan cukli adalah kerajinan tangan berbahan dasar kayu berhiaskan kulit kerang atau kerap disebut cukli.

Proses pembuatan kerajinan ini membutuhkan ketelitian untuk membuat pola pada permukaan kayu, serta ketepatan untuk memasukkan kerang ke dalam pola.

Bentuk-bentuk dari kerajinan cukli cukup beragam. Mulai dari kotak perhiasan, tempat tidur, pajangan rumah, hingga mangkok.


4. Begasingan

Begasingan adalah mainan tradisional khas masyarakat Sasak, Nusa Tenggara Barat. Mainan ini berbentuk seperti mainan gasing.

Kendati demikian, begasingan memiliki gasing besar untuk memukul atau disebut pemantok, serta gasing kecil untuk diputar yang disebut penggorong atau pelepas.

Kerajinan selanjutnya yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Kota Mataram adalah kerajinan gerabah.

Adapun masyarakat di Desa Banyumelek, Kota Mataram, terkenal akan keahliannya dalam membuat gerabah.

Salah satu jenis kerajinan gerabah yang terkenal adalah kendi maling. Nama kendi maling diberikan karena air dimasukkan lewat bagian bawah kendi, seperti maling yang masuk lewat bawah.

Kendi maling memiliki aneka motif yang bisa dipilih wisatawan. 

6. Songket Lombok

Songket Lombok memiliki motif yang unik dengan aneka warna, bahkan songket tersebut bisa menggunakan benang dari emas. 

Oleh karena itu, harga songket Lombok sangat beragam.

Jika tertarik untuk membeli songket Lombok, wisatawan harus menyiapkan biaya mulai dari Rp 75.000 hingga jutaan Rupiah.

https://travel.kompas.com/read/2021/09/28/071100527/6-oleh-oleh-kerajinan-khas-mataram-ada-kendi-maling

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.